Korea Heritage Service (KHS) akan membawa salah satu mahakarya spiritual dan arsitektur Asia ke Paris.
Pameran bertajuk "The Millennium Mystery of Buddhist Art: Seokguram" digelar untuk merayakan 140 tahun hubungan diplomatik Korea dan Prancis.
Pameran ini dibuka mulai 1 Oktober dan berlangsung hingga 13 Maret di Korean Cultural Center di Prancis.
Penyelenggaraannya melibatkan pusat kebudayaan tersebut, pemerintah Kota Gyeongju, dan sejumlah institusi lain.
Seokguram dan Kekayaan Seni Dinasti Silla
Seokguram adalah gua batu buatan abad kedelapan di dekat Gyeongju yang menyimpan patung Buddha duduk berukuran besar. Karya itu dianggap sebagai mahakarya seni Buddha Dinasti Silla.
Pada 1995, Seokguram menjadi salah satu situs Korea pertama yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.
Pameran akan menampilkan instalasi digital imersif yang memproyeksikan pemindaian tiga dimensi interior gua ke dinding dan lantai auditorium pusat kebudayaan.
Selain itu, ada foto, model 3D taktil untuk pengunjung dengan gangguan penglihatan, serta karya seniman Korea kontemporer yang terinspirasi relik Buddha era Silla.
Pameran ini disertai Korea on Stage in Paris, festival budaya tujuh hari pada 1-7 Oktober.
Sorotannya mencakup pertunjukan luar ruang musik dan tari tradisional Korea di lokasi seperti Trocadero, program edukasi bagi pelajar lokal, serta sesi meditasi Buddha dan kuliner kuil yang dipandu chef-biksu Jeong Kwan.
Upacara pembukaan pada 1 Oktober diperkirakan dihadiri sekitar 400 tamu, termasuk diplomat, pejabat UNESCO, dan tokoh budaya setempat.
KHS berharap rangkaian acara ini memperkenalkan nilai warisan Korea kepada publik Prancis dan mendorong lebih banyak kunjungan ke Korea.
