unique visitors counter
⌂ Beranda News Simbang Kulon Night Carnival Disebut Ritual Satanic, Ini Faktanya
News

Simbang Kulon Night Carnival Disebut Ritual Satanic, Ini Faktanya

Peserta Simbang Kulon Night Carnival di Pekalongan dengan kostum dan riasan wajah
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tengah viral di media sosial.

Acara ini ramai dibicarakan setelah sejumlah peserta tampil dengan kostum dan riasan yang dianggap menyerupai karakter dalam ritual satanic atau pemujaan setan.

Karnaval tersebut digelar pada Kamis, 10 September 2026.

Dalam video yang beredar, beberapa peserta terlihat mengenakan pakaian berwarna putih dengan wajah dirias menyerupai tengkorak.

Peserta lain tampil dengan kostum hitam dan riasan wajah bernuansa menyeramkan.

Tampilan itu kemudian memicu berbagai persepsi di kalangan warganet.

Sebagian warganet mengaitkan penampilan tersebut dengan ritual pemujaan setan atau satanic.

Simbang Kulon Night Carnival Acara Apa?

Simbang Kulon Night Carnival diketahui merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan masyarakat Kelurahan Simbang Kulon.

Informasi yang tersedia belum merinci lebih jauh mengenai rangkaian acara maupun tujuan penyelenggaraannya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait anggapan ritual satanic yang beredar.

Kemunculan anggapan ritual satanic membuat publik mempertanyakan sebenarnya acara apa Simbang Kulon Night Carnival Pekalongan ini.

Dari informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan masyarakat Kelurahan Simbang Kulon, bukan ritual keagamaan tertentu.

Sejumlah peserta tampil dengan kostum dan riasan bernuansa horor, seperti pakaian putih dengan wajah menyerupai tengkorak serta busana hitam dengan riasan menyeramkan.

Visual itulah yang kemudian memicu beragam persepsi di tengah masyarakat, terutama di media sosial.

Sebagian warganet mengaitkannya dengan pemujaan setan, sementara sebagian lain menilai tampilan tersebut sekadar bagian dari karnaval.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara mengenai rangkaian acara maupun tujuan penyelenggaraannya.

Belum ada pula penjelasan resmi yang menanggapi anggapan ritual satanic tersebut.

Karena itu, informasi yang beredar masih sebatas video dan persepsi warganet, bukan pernyataan resmi penyelenggara.

📰 Update Terbaru