Mark Lee kembali ke dunia musik dengan membuka babak baru setelah berpisah dari grup K-pop NCT.
Ia merilis single perdana berjudul "My Friend" pada Kamis di bawah naungan Upper Room, perusahaan kreatif yang ia dirikan.
Lagu pop bertempo sedang itu mengeksplorasi hakikat cinta ideal, dengan Lee menangani penulisan lagu, komposisi, dan aransemen.
Single ini menandai awal perjalanannya sebagai penyanyi-penulis lagu independen yang berbagi cerita secara jujur.
Arah Musik Baru
"My Friend" menjadi titik balik dari suara intens dan eksperimental yang ia bawakan bersama NCT.
Nuansa lagu yang understated jelas berbeda dari gaya maksimalis khas NCT.
Lee memilih aransemen sederhana yang berfokus pada loop gitar dan vokal, bukan pertunjukan panggung yang gemerlap.
Pendekatan ini memberi gambaran jelas tentang visi artistiknya sebagai solois.
Lee memulai debut pada 2016 dan menghabiskan hampir satu dekade sebagai anggota inti NCT.
Ia tampil sebagai rapper utama dan penari utama di NCT 127, NCT Dream, NCT U, dan SuperM.
Kepergiannya pada April mengejutkan penggemar dan memicu spekulasi tentang langkah berikutnya.
Spekulasi mengenai alasan kepergiannya beredar, termasuk klaim tak terverifikasi soal arah musik dan keyakinan pribadinya.
Pada Juni, ia menghadapi sorotan setelah mengenakan kaus bergambar bendera Konfederasi, yang dikenal luas sebagai simbol rasisme.
Upper Room menyampaikan permintaan maaf, dan Lee kembali meminta maaf pada Agustus.
"Baik saya maupun tim saya tidak memahami arti simbol itu. Saya berkomitmen untuk belajar lebih banyak," ujarnya.
"Saya berharap melalui tindakan saya, saya dapat menunjukkan nilai-nilai rasa hormat dan inklusi yang saya pegang."