unique visitors counter
⌂ Beranda News Lowongan Karirhub Kemnaker: 81.171 Posisi dari 32.086 Perusahaan
News

Lowongan Karirhub Kemnaker: 81.171 Posisi dari 32.086 Perusahaan

Ilustrasi lowongan kerja aktif di Karirhub Kemnaker
Sinopsis Hostiles di Bioskop Trans TV 11 September 2026, Christian Bale Kawal Kepala Perang Cheyenne
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat masih ada 81.171 lowongan kerja aktif yang dapat dilamar melalui platform Karirhub per 4 September 2026.

Lowongan tersebut tersebar di 32.086 perusahaan, sehingga peluang kerja masih terbuka di berbagai sektor.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa angka 81.171 merupakan lowongan yang benar-benar masih terbuka untuk pelamar.

Angka itu bukan keseluruhan lowongan yang tercatat dalam sistem Karirhub.

Data Karirhub periode Januari hingga awal Agustus 2026 mencatat 310.591 lowongan kerja.

Namun, jumlah tersebut merupakan akumulasi seluruh lowongan yang masuk ke sistem, sehingga tidak semuanya masih tersedia.

Pencari kerja sebaiknya tidak langsung menganggap seluruh lowongan yang pernah tercatat masih dapat dilamar.

Tips Memilih Lowongan Kerja di Karirhub

Sebelum mengirim lamaran, sesuaikan pilihan dengan kualifikasi yang diminta perusahaan.

Periksa pendidikan, pengalaman, keterampilan, dan persyaratan lain agar peluang diterima lebih besar.

Perhatikan lokasi kerja dan pola kerja, termasuk kemungkinan kerja dari kantor atau jarak jauh.

Pastikan lokasi dan pola kerja tersebut sesuai dengan kondisi pelamar.

Cek batas waktu pendaftaran karena lowongan yang masih muncul di platform belum tentu selalu terbuka.

Sesuaikan CV dengan posisi yang dilamar dan hindari menggunakan satu CV yang sama untuk semua lamaran.

Soroti pengalaman dan keterampilan yang paling relevan dengan pekerjaan yang dituju.

Cris mengimbau pencari kerja menyesuaikan isi CV atau resume dengan posisi spesifik yang dilamar.

Hal itu agar CV sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Kemnaker juga mengingatkan pencari kerja agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen.

Proses rekrutmen resmi yang difasilitasi pemerintah tidak memungut biaya atau imbalan dalam bentuk apa pun.

Pelamar perlu waspada jika diminta membayar sejumlah uang dengan alasan administrasi, jaminan pekerjaan, atau biaya penerimaan.

📰 Update Terbaru