unique visitors counter
⌂ Beranda News Saham AI Global Anjlok, Bos Anthropic dan OpenAI Serukan Perlambatan
News

Saham AI Global Anjlok, Bos Anthropic dan OpenAI Serukan Perlambatan

Ilustrasi penurunan saham terkait kecerdasan buatan di pasar global
Saham AI Global Anjlok, Bos Anthropic dan OpenAI Serukan Perlambatan
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Produsen peralatan semikonduktor Lam Research dan Applied Materials masing-masing anjlok 6 persen, sementara utilitas teknologi Bloom Energy kehilangan 6,8 persen dan GE Vernova turun 7,4 persen.

Sektor teknologi Eropa turun 2,2 persen, terbebani penurunan ASML sebesar 5,9 persen, bersama kerugian tajam Infineon dan Siemens Energy.

Di Asia, SoftBank anjlok hingga 13,2 persen dan produsen chip TSMC serta SK Hynix juga melemah.

Risiko yang disebut tidak dapat diterima

Kekhawatiran tentang potensi bahaya AI meningkat awal bulan ini ketika peneliti Anthropic Jacob Coxon mengundurkan diri.

Ia menyatakan bahwa orang-orang yang membangun AI sungguh-sungguh percaya teknologi itu bisa membunuh kita semua pada akhir dekade ini.

Beberapa hari kemudian, laboratorium AI yang berbasis di San Francisco itu merilis laporan intelijen ancaman yang merinci bagaimana model Claude mereka digunakan untuk berbagai aktivitas.

Aktivitas itu mencakup pengembangan senjata dan operasi siber hingga pengawasan dan penipuan.

Selama akhir pekan, Amodei menulis bahwa dalam enam hingga 12 bulan, agen AI bisa mampu mengambil alih seluruh internet dan berpotensi menyebabkan kerugian ratusan miliar dolar.

Secara terpisah, Altman dari OpenAI mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa risiko kepunahan manusia akibat AI tidak dapat diterima.

Sejumlah anggota parlemen AS telah menyuarakan kekhawatiran tentang kemajuan AI yang cepat dan menyerukan aturan baru.

Namun Presiden AS Donald Trump mengatakan ada konspirasi sakit terhadap AI dan pusat data, tampak meremehkan kekhawatiran yang disampaikan para pemimpin industri.

Perdagangan terkait AI telah mendorong sebagian besar kenaikan ekuitas global sejak OpenAI merilis ChatGPT pada 2022.

Namun belakangan, serangan siber oleh agen AI nakal dan ketidakpuasan publik terhadap pembangunan pusat data meningkatkan oposisi terhadap pengembangan industri ini.

📰 Update Terbaru