Skor Benchmark
Pada Geekbench v6, Xiaomi Pad 9 Pro Max dengan Xring O3 mencetak 3.699 poin single-core.
Vivo X300 Pro dengan Dimensity 9500 meraih 3.452 poin, selisih sekitar 7%.
Perbedaan melebar di multi-core. Xring O3 mencapai 14.350 poin, sementara Dimensity 9500 hanya 10.128 poin, keunggulan 41%.
Di 3DMark Wild Life Extreme, Xring O3 meraih 11.378 poin. Dimensity 9500 mencatat 7.193 poin, sehingga Xring O3 unggul 58%.
Perbedaan Utama yang Berpengaruh
Kedua chip memakai core seri C1, tetapi konfigurasinya berbeda. Xring O3 memiliki 10 core CPU, sedangkan Dimensity 9500 hanya 8 core.
Xring O3 memiliki satu core C1-Ultra tambahan dan satu core C1-Premium ekstra. Core CPU-nya juga berjalan pada clock lebih tinggi.
GPU Xring O3 lebih baru dengan 16 core, termasuk 8 unit neural network NX khusus.
Unit ini memungkinkan game dirender pada resolusi internal rendah lalu di-upscale oleh jaringan neural terlatih untuk menghasilkan frame tambahan.
Dukungan LPDDR6 pada Xring O3 meningkatkan bandwidth memori puncak lebih dari 30% dibanding LPDDR5 di Dimensity 9500. Operasi NPU Xring O3 juga dua kali lebih cepat.
Ponsel yang membawa Xring O3 antara lain Xiaomi 18 Fold dan Xiaomi Pad 9 Pro Max.
Dimensity 9500 hadir di Vivo X300 Pro, Oppo Find X9 Pro, Oppo Find X9s, dan Vivo X Fold 6.
