nubia NaviX Ultra resmi diperkenalkan sebagai ponsel AI agentic pertama dari ZTE nubia. Perangkat ini mengandalkan Doubao Mobile Assistant sebagai inti pengalaman pengguna.
Doubao Mobile Assistant mendukung deep reasoning, self-correction, extended-context adherence, dan generalization. Deep reasoning memungkinkan AI memecah tugas kompleks menjadi sub-tugas yang lebih sederhana.
Self-correction membantu AI memulihkan tugas yang menemui masalah tak terduga. Extended-context adherence menjaga AI tetap fokus saat menjalankan tugas panjang.
Sementara generalization memungkinkan AI memakai pengetahuan dari satu aplikasi untuk menyelesaikan masalah baru. Doubao sendiri merupakan AI multimodal yang menangani teks, gambar, audio, dan video.
Tombol AI dan Mode Interaksi
nubia NaviX Ultra menetapkan tombol berfingerprint sebagai AI key. Ketuk tombol untuk membuka jendela prompt, tekan lama untuk masuk mode perintah suara.
Ketuk dua kali untuk memulai panggilan video dengan AI agar kamera ponsel bisa menunjukkan sesuatu. Ada pula continuous dialogue mode yang masih berstatus beta untuk percakapan bolak-balik.
Untuk tugas berdurasi panjang, tersedia widget pemantau progres. Pengguna juga bisa menambah antrean tugas dan AI akan mengatur prioritas secara cerdas, atau menetapkannya secara manual.
AI ini bekerja dengan aplikasi pihak ketiga dan dapat memanggil API layanan online. Cakupannya meliputi Lark, CaoCao Mobility, aplikasi peta, layanan musik online, hingga penanganan panggilan masuk.
Kemampuan lain mencakup transkripsi catatan suara, pencarian screenshot, dan pengenalan produk di layar. Fitur-fitur tersebut memperluas fungsi AI di luar sekadar asisten percakapan.
Spesifikasi dan Harga
nubia NaviX Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Tersedia konfigurasi 12GB/512GB, 16GB/512GB, dan 16GB/1TB dengan RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1.
