Arena persaingan smartphone flagship kembali memanas di paruh kedua tahun 2026. Dua raksasa teknologi dunia, Xiaomi dan Samsung, kembali saling beradu taring di kelas paling prestisius: seri Ultra.
Di sudut merah, Xiaomi 17 Ultra hadir membawa ambisi besar untuk mendefinisikan ulang standar fotografi mobile melalui kolaborasi legendarisnya dengan Leica. Sementara di sudut biru, Samsung Galaxy S26 Ultra berdiri kokoh sebagai benteng ekosistem premium yang menyempurnakan perpaduan hardware mutakhir dan kecerdasan buatan (Galaxy AI) yang kini semakin matang.
Bagi Anda yang saat ini sedang berada di persimpangan jalan untuk melakukan upgrade perangkat, pertanyaan besarnya adalah: Mending pilih mana?
Artikel ini akan mengupas tuntas dan mendalam perbandingan antara Xiaomi 17 Ultra dan Samsung Galaxy S26 Ultra. Mulai dari filosofi desain, performa mesin, revolusi kamera, ketahanan daya, hingga rasionalitas harga. Simak ulasan lengkapnya agar Anda tidak salah langkah dalam mengeluarkan uang puluhan juta rupiah.
1. Layar dan Desain: Pertarungan Visual dan Ergonomi
Ketika berbicara tentang smartphone kelas atas, layar adalah jendela utama interaksi pengguna. Kedua perangkat ini sama-sama mengusung panel raksasa berukuran 6,9 inci dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz. Namun, jika dibedah lebih dalam, filosofi di balik panel mereka cukup berbeda.
Xiaomi 17 Ultra mempercayakan tampilan visualnya pada layar HyperRGB OLED (AMOLED LTPO) beresolusi 2.608 × 1.200 piksel. Keunggulan absolut Xiaomi terletak pada kecerahan puncaknya yang luar biasa, mencapai 3.500 nits. Didukung oleh HDR10+ dan Dolby Vision, perangkat ini menjanjikan pengalaman sinematik dengan kontras tajam. Visibilitasnya pun nyaris sempurna, bahkan saat Anda mencoba membaca peta atau membalas chat di bawah terik matahari siang bolong.