ARC, merek perangkat keras gaming asal India, memperkenalkan handheld Android pertamanya, X1. Perangkat ini menjadi debut ARC di segmen konsol genggam setelah dikembangkan selama beberapa bulan.
X1 mengusung layar LCD 7 inci beresolusi 1080p dengan refresh rate 120Hz dan rasio aspek 16:9.
Dapur pacunya adalah chipset Snapdragon G2 Gen 2, dipadukan dengan memori 8GB dan penyimpanan internal 128GB.
Kapasitas penyimpanan masih bisa diperluas melalui slot microSD hingga tambahan 1TB.
ARC juga membekali X1 dengan sistem pendingin aktif berupa kipas yang menyedot udara dingin dari belakang dan membuang udara panas lewat ventilasi di bagian atas.
Kontrol dan Perangkat Lunak
Untuk joystick, ARC memakai sensor Tunnel Magnetoresistance (TMR).
Teknologi ini menjadi alternatif dari stick Hall-effect yang lebih umum, dirancang menghindari stick drift seiring waktu dengan konsumsi daya lebih rendah.
Tombol face dan D-pad menggunakan microswitch, sementara analog trigger memiliki pengunci mekanis untuk jarak tarikan lebih pendek pada game tertentu.
Ada pula dua tombol yang bisa diprogram di bagian belakang grip, ditambah dual linear resonant actuator (LRA) untuk umpan balik getaran.
X1 berjalan di OwlOS yang berbasis Android Open Source Project.
Sistem ini melewati home screen Android yang biasanya mengutamakan sentuhan, digantikan launcher terpadu yang menggabungkan game Android native, aplikasi cloud streaming, dan emulator.
Fitur perangkat lunaknya mencakup profil performa per game, overlay FPS, dan fungsi quick resume.
Dayanya berasal dari baterai 9.300mAh yang diklaim ARC mampu memberikan hingga delapan jam waktu bermain pada pengaturan daya terendah.
