unique visitors counter
⌂ Beranda News Kabar Duka Dunia Fashion: Presley Gerber, Putra Cindy Crawford dan Kakak Kaia Gerber, Tutup Usia di 27 Tahun setelah Perjuangan Kesehatan Mental
News

Kabar Duka Dunia Fashion: Presley Gerber, Putra Cindy Crawford dan Kakak Kaia Gerber, Tutup Usia di 27 Tahun setelah Perjuangan Kesehatan Mental

Kabar Duka Dunia Fashion: Presley Gerber, Putra Cindy Crawford dan Kakak Kaia Gerber, Tutup Usia di 27 Tahun setelah Perjuangan Kesehatan Mental
Persey • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Karier Presley melesat pesat dan penuh janji. Pada usia 17 tahun, ia mulai mencuri perhatian di panggung mode internasional. Debutnya yang memukau di peragaan busana Moschino di Los Angeles menjadi pembuka jalan bagi langkah-langkah besarnya selanjutnya. Ia kemudian berjalan di atas runway prestisius Dolce & Gabbana di Milan dan menjadi wajah dalam beberapa kampanye global Calvin Klein. Pada masa itu, Presley dan Kaia sering disebut oleh media sebagai power siblings yang mewarisi pesona, karisma, dan etos kerja keras dari kedua orang tua mereka.

Namun, di balik gemerlapnya lampu runway dan kesuksesan karier yang tampak sempurna di permukaan, Presley menyimpan pergulatan batin yang berat. Tekanan untuk hidup sesuai dengan ekspektasi publik yang tinggi, serta bayang-bayang kesempurnaan keluarga besar Gerber, ternyata menjadi beban psikologis yang luar biasa. Kiprahnya di industri fashion perlahan mulai dibayangi oleh perjuangan pribadinya yang sunyi melawan masalah kesehatan mental dan penyalahgunaan zat.

Titik balik yang menyedihkan terjadi pada tahun 2019, ketika Presley sempat berhadapan dengan hukum. Ia ditahan oleh pihak berwajib setelah kedapatan mengemudikan kendaraan dalam keadaan di bawah pengaruh alkohol. Insiden tersebut menjadi tamparan keras bagi keluarganya, namun di sisi lain, kejadian itu juga menjadi titik awal baginya untuk secara perlahan membuka diri tentang realitas kelam yang ia hadapi, mengubah rasa malu menjadi langkah menuju kesadaran.

Alih-alih tenggelam dalam stigma negatif, Presley memilih untuk mengubah rasa sakitnya menjadi tujuan yang lebih besar dan bermakna. Dalam beberapa tahun terakhir, ia secara berani dan terbuka membagikan perjuangannya melalui media sosial, dengan harapan dapat menjangkau dan memberi kekuatan bagi mereka yang merasa sendirian dalam kegelapan. Dalam sebuah wawancara yang mendalam di podcast Studio 22, Presley dengan jujur mengakui bahwa ia pernah bergulat dengan depresi dan masalah kesehatan mental yang serius, sebuah pengakuan yang jarang dilakukan oleh figur publik sekelas dirinya.

📰 Update Terbaru