"Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. Ath-Thalaq: 2-3).
Jamaah yang Dirahmati Allah,
Ayat di atas adalah jaminan dari Sang Pencipta. Ketika kita menghadapi jalan buntu dalam karier, bisnis, atau rumah tangga, takwalah kepada Allah. Perbaiki hubungan kita dengan-Nya, maka Dia akan perbaiki hubungan kita dengan sesama dan memudahkan urusan kita. Takwa adalah magnet yang menarik datangnya pertolongan dan rezeki dari arah yang tidak pernah kita rencanakan.
Namun ingatlah, takwa dan tawakal tidak boleh menghapus sunnatullah berupa ikhtiar. Masalah hidup adalah keniscayaan. Cara kita menghadapilah yang akan menentukan kualitas iman kita. Jangan pernah lari dari masalah, karena lari dari masalah hanya akan melahirkan masalah yang lebih besar. Selesaikan dengan ikhtiar maksimal, lalu sandarkan hati kita sepenuhnya kepada Allah (Tawakal).
Rasulullah SAW bersabda: "Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad (berikhtiar), maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang bertawakal." (QS. Ali 'Imran: 159).
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah,
Hidup ini penuh dengan misteri dan takdir yang kadang tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Ada kalanya kita telah bekerja keras bagai kuda, namun hasil belum terlihat. Ada kalanya kita berusaha ala kadarnya, namun hasil melampaui harapan. Di sinilah letak ujian hati kita: apakah kita mampu meridhai takdir-Nya?