Tim bulutangkis beregu putri Indonesia harus puas meraih medali perunggu Asian Games 2026 setelah takluk 0-3 dari China pada babak semifinal, Rabu (23/9/2026).
Kekalahan itu membuat tunggal putri Putri Kusuma Wardani langsung mengalihkan perhatian ke nomor perorangan.
Sebagai pembuka laga, Putri gagal menyumbang poin pertama usai kalah dua gim langsung dari Wang Zhi Yi dengan skor 15-21 dan 20-22.
Meski sempat unggul 18-14 pada gim kedua, tunggal putri peringkat 6 BWF tersebut tidak mampu mempertahankan keunggulannya.
Evaluasi Permainan dan Fokus Pemulihan
Usai pertandingan, Putri menyampaikan permohonan maaf kepada tim karena gagal menyumbangkan angka pembuka.
Ia mengaku secara keseluruhan cukup puas dengan penampilannya, tetapi menilai Wang Zhi Yi bermain gesit dan tahan di lapangan.
Menurut Putri, lawan terus menekan dengan serangan-serangan yang menyulitkannya.
Putri juga membeberkan faktor utama yang membuat lawan berhasil membalikkan keadaan pada gim kedua.
Ketika unggul 18-14, ia melihat Wang Zhi Yi mempercepat permainan termasuk dari cara serangannya.
Selain itu, ada beberapa pukulan spekulasi yang kurang bisa diantisipasi.
Hasil ini memastikan beregu putri Indonesia meraih medali perunggu.
Perolehan medali Indonesia di Asian Games 2026 pun bertambah menjadi sembilan keping, terdiri dari satu perak dan delapan perunggu.
Pertandingan nomor perorangan dijadwalkan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium pada 25 hingga 29 September.
Putri menegaskan setelah ini masih ada nomor perorangan sehingga ia ingin fokus pada pemulihan yang cepat.
Ia juga menyebut hati dan pikirannya harus lebih dijaga menjelang laga berikutnya.