Chip ini dapat merekam video 8K 60 fps dan super slow-motion 4K 240 fps.
Dukungan codec APV, Elite Color Engine dengan 3D LUT real-time, dan dekode perangkat keras VVC/H.266 turut disertakan.
Konektivitas ditangani Qualcomm X105 5G Modem (3GPP Release 19) dengan kecepatan unduh puncak 14,8 Gbps dan unggah 4,2 Gbps.
FastConnect 8800 menghadirkan Wi-Fi 8 (11,6 Gbps) dan Bluetooth 6.0.
Chip ini juga mendukung enam antena, GNSS quad-band (L1, L2, L5, L6), dan komunikasi satelit NB-NTN serta NR-NTN.
Skor Benchmark Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Sejumlah pihak mendapatkan akses ke perangkat referensi Qualcomm dan membagikan hasil benchmark.
Trakin Tech melaporkan skor single-core Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 sebesar 4291 poin, lebih tinggi dari Dimensity 9600.
Apple A20 Pro masih memimpin meski chip Snapdragon memiliki kecepatan puncak CPU 5 GHz.
Pada multi-core, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mencetak 12.686 poin, di atas Dimensity 9600 Pro (12206 poin) namun sedikit di bawah Apple A20 Pro (12746 poin).
Di AnTuTu v12, total skornya melampaui 5,57 juta.
Rinciannya: CPU 1.465.243 poin, GPU 2.002.387 poin, memori 1.008.084 poin, dan UX 1.098.574 poin.
Pada 3DMark Steel Nomad Light, chip ini unggul dengan frame rate rata-rata 32,56 fps, di atas Dimensity 9600 Pro (31,92 fps) dan Apple A20 Pro (27,80 fps).
Namun, di Solay Bay Extreme, hasilnya kurang memuaskan dengan 15,84 fps, lebih rendah dari Dimensity 9600 Pro (21,40 fps) dan Apple A20 Pro (20,62 fps).
Perlu dicatat, benchmark dilakukan menggunakan perangkat referensi Qualcomm (QRD).
Hasil pada perangkat nyata bisa lebih rendah, tetapi pada beberapa benchmark bisa lebih tinggi karena perangkat referensi disebut belum memakai perangkat keras terbaru seperti LPDDR5X alih-alih LPDDR6.