Merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery (WBD) akan segera terwujud setelah gugatan antimonopoli dari 12 negara bagian diselesaikan lewat negosiasi.
Kepastian itu justru memunculkan kecemasan di kalangan karyawan kedua studio raksasa tersebut.
Mereka khawatir terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam beberapa bulan mendatang sebagai imbas merger.
Karyawan California Sedikit Lega, tapi Tetap Kesal
Seorang sumber pegawai yang menjabat eksekutif menyebut semua pihak ingin tahu nasib mereka setelah kesepakatan Paramount dan 12 negara bagian tercapai.
Variety pada Selasa (22/9) menyebut karyawan yang berbasis di California merasa sedikit lebih lega.
Kelegaan itu muncul setelah pimpinan Paramount, David Ellison, menegaskan perusahaan akan tetap bertahan di negara bagian tersebut.
Pasalnya, kantor pusat WBD berlokasi di New York City.
Namun seorang sumber mengatakan banyak orang merasa kesal dan kecewa terhadap para jaksa agung.
Mereka juga tidak yakin dengan konsesi yang berhasil didapatkan.
Mereka tidak melihat adanya nilai berarti atau kemampuan untuk mengelola poin-poin kesepakatan tersebut.
Ada yang menilai sejumlah topik penting tidak dibahas, seperti nasib televisi kedua studio yang digabung, saluran yang jarang ditonton, hingga soal divestasi dan janji peningkatan produksi.
"Mengapa mereka mengalah?" kata seorang pihak internal.
"Menurut saya, orang-orang masih sangat bingung mengenai hal itu."
Selain itu, muncul kesan sejumlah eksekutif terkemuka di perusahaan gabungan tersebut, termasuk bos HBO Casey Bloys, telah mendapatkan jaminan bahwa posisi mereka aman.
Sementara itu, karyawan sisanya cemas akan seberapa banyak pekerjaan yang bakal dipangkas.
