unique visitors counter
⌂ Beranda › News › AS dan China Perpanjang Kesepakatan Dagang Busan hingga Januari 2027
News

AS dan China Perpanjang Kesepakatan Dagang Busan hingga Januari 2027

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan kenegaraan
AS dan China Perpanjang Kesepakatan Dagang Busan hingga Januari 2027
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut kedatangan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan kenegaraan tiga hari di Amerika Serikat pada Kamis, 24 September 2026.

Pertemuan kedua pemimpin itu ditujukan untuk meredakan ketegangan ekonomi antara kedua negara.

Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng menyepakati perpanjangan kesepakatan dagang Busan Agreement.

Kesepakatan yang semula dijadwalkan berakhir pada 10 November itu resmi diperpanjang hingga Januari 2027.

Perpanjangan ini menindaklanjuti gencatan senjata perdagangan selama satu tahun yang sebelumnya disepakati kedua negara di Korea Selatan pada Oktober lalu.

Isu Sensitif Masih Jadi Hambatan

Para pengamat memperkirakan peluang tercapainya kesepakatan besar dalam kunjungan kali ini masih relatif rendah.

Sejumlah isu sensitif masih menjadi hambatan utama hubungan kedua negara, mulai dari klaim teritorial atas Taiwan, peredaran narkotika, hingga kendali atas pasokan mineral tanah jarang.

Xi Jinping diproyeksikan akan menyuarakan posisi tegas terkait Taiwan, sementara Donald Trump tetap mempertahankan pembatasan ekspor teknologi guna membendung laju industri China.

Kendati diwarnai perbedaan pandangan, dialog antar pemimpin ini diprediksi menghasilkan beberapa poin kesepakatan.

Poin tersebut mencakup penurunan tarif di sektor tertentu, kerja sama penanganan narkoba, pembentukan saluran komunikasi antar militer, serta regulasi kecerdasan buatan.

Trump juga mendesak pembebasan beberapa warga negara Amerika Serikat yang ditahan pihak China.

Rangkaian kunjungan ini puncaknya diisi dengan jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih pada Kamis malam.

Acara tersebut mengundang pimpinan perusahaan teknologi global seperti CEO Apple Tim Cook, bos Nvidia Jensen Huang, dan CEO OpenAI Sam Altman.

Pertemuan tingkat tinggi ini tidak diakhiri dengan konferensi pers bersama maupun pernyataan resmi gabungan.

Kedua pemerintah memilih untuk merilis pengumuman terpisah terkait hasil pembahasan tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru