unique visitors counter
⌂ Beranda News Petani Tadah Hujan Indramayu Curhat Gagal Panen ke Mentan Amran
News

Petani Tadah Hujan Indramayu Curhat Gagal Panen ke Mentan Amran

Menteri Pertanian Amran Sulaiman bertemu petani Indramayu membahas irigasi dan pupuk
Petani Tadah Hujan Indramayu Curhat Gagal Panen ke Mentan Amran
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah berjanji menuntaskan pengerjaan saluran irigasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum.

Kementan menyatakan siap memenuhi kebutuhan pompa air bagi petani.

Soal alat dan mesin pertanian, petani mengapresiasi bantuan lima unit hand tractor dan enam unit combine harvester yang telah digunakan.

Namun mereka meminta penambahan unit untuk efisiensi biaya produksi.

Amran langsung merespons dengan menjanjikan tambahan bantuan alat mesin pertanian bagi kelompok tani setempat.

"Traktor kurang saya urusi. Besok kirim.

Malah saya tambahkan," tegas Amran.

Untuk memperkuat kelembagaan penyaluran bantuan, Amran meresmikan kelompok tani baru yang dibentuk masyarakat Indramayu.

"Jadi ini kelompok baru ya, Kelompok Maju Berani Berjuang. Ini menteri yang resmikan Kelompok Maju Berani Berjuang," katanya.

Penetapan kelembagaan itu ditujukan agar distribusi bantuan pertanian 24 unit hand tractor dan dua unit traktor besar berjalan tepat sasaran tanpa terhambat birokrasi.

Menanggapi laporan kelangkaan distribusi pupuk di lapangan, Amran menghubungi PT Pupuk Indonesia agar masalah pasokan segera diatasi.

"Kenapa ini ada masalah pupuk? Ini minta tambah pupuk.

Selesaikan ya. Ini ada 1.000 orang di sini," tegas Amran.

Sebagai langkah penutup, Kementan mengalokasikan bantuan benih padi untuk mendukung produktivitas lahan pertanian di Indramayu.

"Jadi gini, butuh benih padi? Aku kasih 1.000 hektare.

Aku kasih ketua kelompok. Dua hari tiba," tutup Amran.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru