unique visitors counter
⌂ Beranda News Dukung Pertanian, Gubernur Banten Resmikan Irigasi Senilai Rp500 Miliar
News

Dukung Pertanian, Gubernur Banten Resmikan Irigasi Senilai Rp500 Miliar

Gubernur Banten Andra Soni meresmikan jaringan irigasi di Pandeglang
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Provinsi Banten meresmikan tujuh daerah irigasi yang tersebar di empat kabupaten. Peresmian ini dilakukan Gubernur Banten Andra Soni di Desa Tegal, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 2 September 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menggenjot sektor pertanian melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan infrastruktur air.

>>> Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah MotoGP 2026, Catat Tanggalnya

Tujuannya memastikan pasokan air bagi lahan warga serta mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani.

Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, legislatif, hingga masyarakat pemakai air.

"Harapan kami, irigasi yang diperbaiki dapat memberikan hasil maksimal," ujarnya.

Ia menambahkan, efektivitas infrastruktur diukur dari dampak nyata yang dirasakan rakyat. Setiap rupiah anggaran harus dipastikan berfungsi optimal untuk mengairi lahan pertanian.

Dukungan Dana Pusat dan Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Andra mengungkapkan Pemprov Banten mendapat sokongan dana dari Pemerintah Pusat melalui APBN senilai kurang lebih Rp500 miliar.

Selain itu, APBD sekitar Rp48,91 miliar dialokasikan untuk menangani tujuh daerah irigasi kewenangan provinsi dengan total panjang 6,90 km pada Tahun Anggaran 2025.

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, merinci tujuh daerah irigasi yang diresmikan. Di Lebak ada D.

I. Cibinuangeun dan D.

I. Cikoncang; di Pandeglang ada D.

I. Cisata, D.

>>> Total Harta Destry Damayanti Setelah Dilantik Jadi Gubernur BI 2026-2031

I. Cilemer, dan D.

I. Cisangu Atas; di Serang ada D.

I. Cipari-Ciwuni; serta di Tangerang ada D.

I. Cilampe.

Sinergi pembangunan dari APBD tersebut ditargetkan mampu memperluas layanan irigasi hingga 881,28 hektare lahan pertanian. Khusus D.

I.

Cisata di Pandeglang, alokasi APBD senilai Rp8,43 miliar digunakan untuk pembangunan saluran beton dan pelindung tebing guna mengairi 312 hektare lahan.

Kekuatan jaringan air di Banten juga diperkuat alokasi dana Pemerintah Pusat melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025 senilai Rp471,92 miliar.

Dana ini menyasar 12 daerah irigasi kewenangan provinsi sepanjang 81,80 km dengan potensi luasan layanan mencapai 9.259 hektare.

>>> Tidak Lolos Administrasi Sekdin 2026? Ini Cara Sanggah yang Benar

Dengan kolaborasi pendanaan pusat dan daerah ini, Pemprov Banten optimistis swasembada pangan di wilayahnya dapat segera terwujud secara berkelanjutan.

📰 Update Terbaru