unique visitors counter
⌂ Beranda News BPBD Jakarta Akui Belum Susun Peta Evakuasi Gempa Komprehensif
News

BPBD Jakarta Akui Belum Susun Peta Evakuasi Gempa Komprehensif

Ilustrasi peta evakuasi gempa di Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Provinsi Jakarta belum memiliki peta evakuasi gempa bumi terbaru yang mencakup seluruh wilayah secara komprehensif.

Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Marulitua Sijabat, mengakui dokumen peta evakuasi bencana terpadu untuk Jakarta memang belum tersedia.

>>> Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah MotoGP 2026, Catat Tanggalnya

"Belum tersedia peta evakuasi gempa terbaru yang mencakup seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta secara komprehensif, tetapi ke depannya akan dilakukan penyusunan peta evakuasi gempa," kata Marulitua, Rabu, 2 September 2026.

Simulasi Megathrust M9,0 dan Titik Kumpul

Selain peta evakuasi, BPBD Jakarta juga belum mendata titik kumpul secara terintegrasi di seluruh wilayah administratif.

Padahal, Jakarta sempat mengikuti simulasi mitigasi megathrust berkekuatan magnitudo 9,0 dengan sumber gempa dari Selat Sunda bersama kementerian terkait pada akhir Agustus 2026.

"Belum tersedia data terintegrasi mengenai jumlah dan sebaran titik evakuasi gempa di seluruh wilayah DKI Jakarta," ujarnya.

>>> Total Harta Destry Damayanti Setelah Dilantik Jadi Gubernur BI 2026-2031

Skenario simulasi tersebut menggambarkan Jakarta diguncang gempa kuat berintensitas VII-VIII MMI selama 60 detik yang berpotensi merubuhkan struktur bangunan.

Marulitua mengungkapkan, kerentanan fisik bangunan-bangunan tua dan tinggi di Jakarta menjadi tantangan mitigasi yang paling berat.

Identifikasi dan penguatan struktur bangunan eksisting yang rentan gempa diakui belum optimal karena membutuhkan anggaran besar, data teknis komprehensif, serta koordinasi antarinstansi yang rumit.

"Kendala terbesar adalah tingginya kerentanan bangunan dan infrastruktur eksisting serta belum optimalnya identifikasi dan penguatan bangunan yang rentan terhadap gempa," ucapnya.

>>> Tidak Lolos Administrasi Sekdin 2026? Ini Cara Sanggah yang Benar

Guna menekan potensi dampak terburuk, Pemprov Jakarta kini memfokuskan strategi pencegahan melalui pemutakhiran kajian risiko bencana, penguatan kapasitas relawan, serta pelaksanaan gladi kesiapsiagaan secara berkala di sekolah, perkantoran, dan fasilitas umum.

📰 Update Terbaru