unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Restrukturisasi Xbox: 268 Pekerja Kena PHK, Halo ke Activision
News

Restrukturisasi Xbox: 268 Pekerja Kena PHK, Halo ke Activision

Ilustrasi restrukturisasi divisi Xbox Microsoft dan pengalihan proyek Halo ke Activision
Restrukturisasi Xbox: 268 Pekerja Kena PHK, Halo ke Activision
A A Ukuran Teks16px

Microsoft memangkas 268 karyawan di divisi Xbox dan menyerahkan tanggung jawab pengembangan waralaba Halo berikutnya kepada Activision.

Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar bisnis gim Microsoft yang berdampak pada Halo Studios serta sejumlah studio internal.

Kebijakan efisiensi tersebut dikonfirmasi Executive Vice President sekaligus Chief Content Officer Xbox, Matt Booty, melalui memo internal.

Pemangkasan staf memengaruhi posisi di Halo Studios, sejumlah studio first-party, hingga manajemen sentral Xbox Game Studios (XGS).

"Kami menghilangkan 268 peran di Halo Studios, studio first-party lainnya, dan lapisan manajemen serta fungsi sentral XGS," kata Booty.

Dampak ke Ninja Theory, Playground, dan Turn 10

Booty menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang harus mengakhiri masa kerjanya dalam reorganisasi perusahaan ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa dua perjanjian terpisah untuk Ninja Theory gagal.

Kagagalan kesepakatan penjualan tersebut membuat Microsoft memulai konsultasi internal mengenai potensi penutupan Ninja Theory.

Sementara itu, studio Playground Games dan Turn 10 Studios diputuskan untuk merger demi fokus pada pengembangan waralaba Forza dan Fable.

"Playground dan Turn 10 akan bersatu sebagai satu studio yang berfokus pada waralaba Forza dan Fable," kata Booty.

Penyatuan kedua entitas ini meresmikan kolaborasi teknologi dan kreatif yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade.

Booty menyebut efisiensi lanjutan masih terus diproses untuk unit kerja tertentu.

"Konsultasi dengan Arkane masih berlangsung dan diperkirakan akan berlanjut hingga akhir tahun," kata Booty.

Divisi eksekutif berencana memandu arahan organisasi dalam agenda pertemuan bersama seluruh staf dalam waktu dekat.

Pihak pengembang baru untuk seri Halo juga memberikan tanggapan resmi mengenai penugasan proyek tersebut.

Activision kini membentuk tim khusus guna menggarap babak anyar waralaba itu tanpa mengganggu pengembangan Call of Duty.

"Untuk Halo, tujuan kami jelas: membuat game Halo terhebat, layak bagi semesta dan warisannya, sekaligus tetap setia pada apa yang membuat para pemain mencintainya sejak awal," ujar Presiden Activision, Rob Kostich.

Pembentukan tim independen tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas konten serta komunitas pengembang yang telah terbangun.

"Ini ambisi besar, sesuatu yang layak didapatkan waralaba ini.

Kami sudah mulai menyusun tim yang dibentuk khusus, unik dalam kemampuan dan talenta, siap dan bersemangat menghadirkan bab berikutnya bersama komunitas," ujar Kostich.

Perubahan struktur ini melengkapi rentetan pengurangan tenaga kerja di Xbox yang ditargetkan mencapai 3.200 posisi hingga Juni 2027.

Hingga saat ini, total pemangkasan peran telah mendekati angka 1.900 karyawan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru