Microsoft dikabarkan tengah mengembangkan teknologi periklanan baru yang dirancang khusus untuk judul game free-to-play.
Sistem ini bekerja secara dinamis melalui integrasi langsung dengan mesin game, seperti dilansir dari Telset.
Skema yang diajukan dalam paten memberikan akses bermain tanpa promosi terlebih dahulu kepada para pemain.
Masa bebas iklan tersebut dihitung berdasarkan durasi bermain atau pencapaian progres tertentu di dalam game.
Setelah jatah waktu habis, sistem akan menayangkan promosi audiovisual secara singkat.
Mekanisme ini berfungsi sebagai sistem manajemen konten yang memicu munculnya materi promosi berdasarkan kondisi permainan.
Machine Learning Tentukan Waktu Tayang Iklan
Perusahaan memanfaatkan kecerdasan buatan atau machine learning untuk menentukan waktu paling tepat dalam menayangkan promosi.
Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan model monetisasi game gratisan pada umumnya.
Iklan hanya akan muncul saat momen downtime, seperti setelah pertarungan boss, di akhir cutscene, proses loading, atau ketika masuk ke menu utama.
Momen-momen ini dinilai tidak merusak fokus pemain.
Ketika konten promosi berjalan, game akan memasuki kondisi beku atau frozen state.
Fitur tersebut memastikan seluruh progres permainan tetap aman dan tidak terganggu oleh jeda tayangan.
Setelah penayangan selesai, kredit masa bebas iklan akan langsung diperbarui.
Pemain dapat melanjutkan permainan untuk putaran berikutnya tanpa gangguan tayangan promosi.
Dokumen paten di USPTO mencatat bahwa sistem menangguhkan interaksi pengguna, menampilkan iklan, lalu melanjutkan sesi permainan.
Pengguna kemudian mendapatkan kredit khusus yang berfungsi menunda tayangan promosi berikutnya.
Meskipun berkas aplikasi paten telah resmi terdaftar, pihak perusahaan belum memberikan kepastian mengenai pengerjaan maupun penerapannya pada game aktual.
Pengajuan ini menunjukkan arah eksplorasi perusahaan dalam mencari model pendapatan baru.
Langkah serupa sebelumnya pernah diuji coba oleh perusahaan pada layanan Cloud Gaming.
Saat itu, mereka menguji skema berlangganan tingkat gratis yang didukung oleh tayangan promosi.
Inovasi ini berpotensi memberikan ruang bermain yang lebih nyaman karena promosi hadir di saat pemain sedang beristirahat.
Penempatan pada jeda alami dapat menekan keluhan pemain terkait gangguan iklan.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa fokus monetisasi seperti ini dapat memicu pengembang lebih mengejar keuntungan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengorbankan keberagaman serta inovasi ide dalam industri game.
Paten ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan di sektor hiburan digital.
Tren pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan terus diperluas ke berbagai lini produk ekosistem mereka.
