Playground Games menegaskan bahwa reboot game Fable akan tetap mempertahankan humor khas Inggris sebagai ciri utama.
Namun, mereka memastikan tidak akan menyertakan lelucon yang terlalu kasar.
Pernyataan ini disampaikan oleh Craig Littler dan Will Kennedy, associate game director, dalam sesi tanya jawab pers di Gamescom.
Littler menyebut humor Inggris sebagai bagian inti dari DNA Fable.
Ia menegaskan pentingnya elemen ini terjalin di seluruh aspek permainan, bukan hanya sebagai pelengkap.
Humor dalam Sistem Pertarungan
Humor juga hadir dalam sistem pertarungan, contohnya spell yang mengubah musuh menjadi ayam.
Menurut Littler, efek tersebut sangat lucu.
Will Kennedy menambahkan bahwa musuh yang berubah kembali dari ayam tetap mengepakkan sayap sementara.
Hal ini memberikan efek visual yang menghibur sekaligus membuka peluang serangan bagi pemain.
Tim pengembang sangat memperhatikan penyajian humor agar sesuai dengan audiens modern.
Littler menegaskan bahwa mereka menghindari lelucon kasar dan memastikan game tetap lucu melalui narasi serta penampilan aktor-aktor yang terlibat.
Para aktor seperti Hayley Atwell, Matt King, dan Natasia Demetriou diberi ruang improvisasi untuk menambah kekayaan humor alami dalam game.
Littler menyebut kemampuan para aktor tersebut mampu memberikan sentuhan kesungguhan yang menyentuh hati dongeng.
Jadwal rilis Fable ditetapkan pada 23 Februari 2027.
Game ini akan tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X, Series S, dan PC.
Dengan komitmen mempertahankan humor khas Inggris di seluruh sistem, Playground Games berusaha menghadirkan pengalaman yang setia pada akar seri namun tetap relevan bagi pemain saat ini.
Keputusan menjauh dari humor kasar menunjukkan kesadaran tim terhadap perubahan selera audiens dan sensitivitas zaman.
Pendekatan ini memastikan game dapat dinikmati berbagai kalangan tanpa kehilangan identitas humornya.
Improvisasi para aktor komedian Inggris dinilai menjadi nilai tambah yang memperkaya narasi dan pengalaman bermain.
Langkah Playground Games ini juga mencerminkan bagaimana reboot waralaba klasik dapat menghormati warisan asli sambil menyesuaikan diri dengan ekspektasi masa kini.
