unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Transjakarta Minta Maaf atas Penghentian Sementara Sejumlah Rute
News

Transjakarta Minta Maaf atas Penghentian Sementara Sejumlah Rute

Bus Transjakarta melintas di jalan Jakarta saat penyesuaian operasional akibat unjuk rasa
Transjakarta Minta Maaf atas Penghentian Sementara Sejumlah Rute
A A Ukuran Teks16px

PT Transjakarta menyesuaikan operasional sejumlah layanan bus imbas aksi unjuk rasa buruh di sekitar Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Penyesuaian mencakup penghentian sementara rute 1F Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan dan 1B Stasiun Palmerah-Tosari.

Layanan rute 8N Kebayoran-Petamburan diperpendek hanya hingga pemberhentian Taman Ria.

Pengalihan lewat tol dan pemberhentian yang tak terlayani

Sejumlah rute dialihkan menggunakan jalan tol, termasuk T31 Pluit 2-Blok M dan SH2 Blok M-Bandara Soekarno-Hatta.

Akibat pengalihan itu, beberapa pemberhentian tidak terlayani selama penyesuaian berlangsung.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyatakan operasional akan segera dikembalikan ke rute normal setelah kondisi di sekitar MPR/DPR dinyatakan kondusif oleh pihak berwenang.

Ayu menambahkan penyesuaian ini bersifat dinamis dan Transjakarta terus memantau kondisi secara real time untuk melakukan perubahan jika diperlukan.

Menurut Ayu, penyesuaian rute dilakukan sebagai langkah menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama aksi unjuk rasa berlangsung.

Transjakarta juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami pelanggan akibat perubahan ini.

Pelanggan disarankan memeriksa informasi terbaru melalui aplikasi TJ: Transjakarta dan kanal media sosial resmi sebelum melakukan perjalanan.

Transjakarta menegaskan bahwa penyesuaian rute ini merupakan langkah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama aksi unjuk rasa berlangsung.

Perusahaan juga mengimbau pelanggan untuk memeriksa informasi terbaru melalui aplikasi TJ: Transjakarta dan kanal media sosial resmi sebelum melakukan perjalanan.

Dengan pemantauan kondisi secara real time, perubahan rute dapat dilakukan kembali jika situasi di sekitar MPR/DPR sudah dinyatakan kondusif oleh pihak berwenang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru