unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Manchester City Bersalah, Sanksi Ditentukan dalam Sidang Lanjutan
News

Manchester City Bersalah, Sanksi Ditentukan dalam Sidang Lanjutan

Ilustrasi Manchester City terkait putusan pelanggaran aturan finansial Premier League
Manchester City Bersalah, Sanksi Ditentukan dalam Sidang Lanjutan
A A Ukuran Teks16px

Manchester City dinyatakan bersalah atas hampir seluruh tuduhan pelanggaran aturan finansial Premier League periode 2009 hingga 2018.

Putusan itu diumumkan secara resmi oleh Premier League pada 29 September 2026 setelah pemeriksaan komisi regulasi independen.

Komisi menemukan klub melebihkan pendapatan sebesar 855,2 juta poundsterling dan mengurangi pengeluaran 66,2 juta poundsterling secara artifisial.

Selain itu, Manchester City dinilai melanggar kewajiban kerja sama selama proses pemeriksaan berlangsung.

Perjalanan Panjang Kasus

Kasus ini bermula pada November 2018 ketika laporan Football Leaks mengungkap dugaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP).

UEFA lalu menginvestigasi dan pada 2020 menjatuhkan larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua tahun.

Hukuman tersebut kemudian dibatalkan oleh Court of Arbitration for Sport (CAS) pada Juli 2020.

Perkara berlanjut ke tingkat Premier League dengan pengajuan 115 tuduhan pada Februari 2023.

Tuduhan itu terkait kegagalan memberikan informasi finansial yang akurat dan ketidakpatuhan bekerja sama dalam investigasi.

Pep Guardiola, pelatih saat itu, menegaskan klub berhak dianggap tidak bersalah sampai proses pembuktian selesai.

Sidang komisi independen Premier League berlangsung sejak September 2024 hingga Desember 2024.

Namun, putusan baru diumumkan pada September 2026 setelah proses panjang, termasuk pernyataan Guardiola yang akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025-2026.

Premier League menyatakan sanksi terhadap Manchester City akan ditentukan dalam sidang lanjutan komisi setelah putusan bersalah tersebut diumumkan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru