unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Persib Bandung Tingkatkan Tata Kelola ala FC Seoul dan JDT
News

Persib Bandung Tingkatkan Tata Kelola ala FC Seoul dan JDT

Pelatih Persib Bandung Igor Tolic
Persib Bandung Tingkatkan Tata Kelola ala FC Seoul dan JDT
A A Ukuran Teks16px

Persib Bandung mengambil langkah konkret untuk meningkatkan tata kelola klub dengan mengirim perwakilan belajar ke FC Seoul dan Johor Darul Ta'zim (JDT).

Langkah ini dilakukan untuk menaikkan standar operasional dan manajemen klub.

FC Seoul dipilih karena reputasinya sebagai klub Korea Selatan dengan struktur organisasi profesional dan manajemen bisnis yang matang.

Sementara JDT menjadi contoh klub modern di Asia Tenggara berkat fasilitas dan perawatan lapangan berstandar internasional.

Fokus Pembelajaran di Seoul dan Johor

Pelatih kepala Persib, Igor Tolic, menjelaskan bahwa kunjungan ke markas FC Seoul tidak hanya untuk pertandingan, tetapi juga untuk mempelajari sistem manajemen klub.

"Kami pergi ke Seoul untuk bertanding, pertandingan yang luar biasa, tapi kami juga mempelajari bagaimana klub dikelola," ungkap Tolic.

Hal serupa dilakukan saat mengirim orang ke JDT untuk melihat pengelolaan lapangan dan mengedukasi staf dari Bandung.

"Kami menyerap pengetahuan di sana, kami kumpulkan semua pengetahuan ini, lalu membawanya ke Bandung," tutur Tolic.

Tolic menegaskan bahwa Persib sebenarnya bisa mendatangkan tenaga asing untuk membenahi fasilitas dan staf.

Namun, manajemen memilih jalan berkelanjutan dengan memprioritaskan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal Bandung.

"Kami mendatangkan fisioterapis terbaik yang bisa kami datangkan. Jadi kami mengumpulkan orang-orang terbaik yang kami bisa," ujarnya.

"Jika kami punya anggarannya, tinggal bawa semua tenaga profesional ke sini. Tapi kami ingin membantu orang-orang lokal di sini, kami ingin meningkatkan kualitas klub," tambah Tolic.

Menurut Tolic, keterikatan emosional masyarakat Bandung terhadap Persib adalah aset terbesar yang tidak bisa dibeli dengan materi.

Oleh karena itu, edukasi dan peningkatan mutu kerja menjadi keharusan.

"Kami ingin staf lokal yang bekerja di sini menjadi lebih baik dan mengembangkan klub karena tidak ada yang mencintai klub ini seperti masyarakat Bandung," pungkasnya.

Dari manajemen hingga staf teknis, semuanya harus berbenah untuk mencapai modernisasi klub secara menyeluruh.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru