Atlet panjat tebing putra Indonesia, Aditya Tri Syahria, berhasil menembus babak final nomor speed putra Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Kamis (1/10).
Namun, langkahnya di partai puncak harus berhenti setelah ia mengalami false start atau kesalahan start.
Kesalahan itu membuat Aditya gagal menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih.
Apresiasi Wamenpora
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, tetap memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Aditya.
"Ya ini lah final. Tetap bangga dan mengapresiasi perjuangan Aditya yang sudah berjuang maksimal," ujar Wamenpora Taufik.
Menurutnya, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga untuk ajang-ajang internasional berikutnya.
Aditya menjadi satu-satunya utusan Indonesia yang bertahan hingga partai pamungkas.
Ia menorehkan catatan waktu 4,786 detik di babak semifinal.
Sementara itu, pemanjat tebing andalan Indonesia lainnya, Veddriq Leonardo, terhenti di babak semifinal dengan waktu 4,95 detik.
Medali emas nomor speed putra diraih atlet asal China, Shouhong Chu, yang membukukan waktu 4,714 detik pada laga final.
Medali perak direbut wakil Iran, Reza Ali Pour Shenazandi Fard, dengan catatan waktu 5,362 detik.
Adapun medali perunggu diraih atlet Kazakhstan, Damir Toktarov, dengan waktu 7,342 detik.