Raja Charles III disebut ingin mendamaikan Pangeran William dan Pangeran Harry lewat acara khusus untuk mengenang Putri Diana.
Peringatan 30 tahun wafatnya Diana baru jatuh pada Agustus 2027, namun Raja berusia 77 tahun itu dikabarkan tidak keberatan bila digelar ibadah khusus.
Kolumnis Ephraim Hardcastle dalam laporan Daily Mail pada Kamis (1/10) menyebut ibadah itu akan serupa dengan acara 2007 di Wellington Barracks Guards' Chapel.
Acara peringatan 10 tahun wafatnya Diana itu memperdengarkan musik favoritnya, dan Harry menyampaikan pidato penghormatan.
Hardcastle menilai kedua bersaudara tampaknya telah menutup pintu untuk bekerja sama, tetapi acara keagamaan bisa mengubah keadaan.
Peluang Rujuk Dinilai Kecil
Sumber lain kepada Daily Mail menyebut opsi acara itu berpotensi mempertemukan kembali William dan Harry.
Menurut sumber tersebut, William bisa merayakan kehidupan ibunya dengan membacakan sesuatu dalam acara itu.
Sumber internal itu menilai opsi tersebut jauh lebih bermartabat daripada bila William tampil dalam film dokumenter.
Namun jurnalis spesialis kerajaan Tom Sykes menegaskan kepada Page Six bahwa pertemuan kembali keduanya tidak akan mungkin terjadi.
Page Six menyebut telah menghubungi perwakilan Harry, William, dan Charles soal kabar tersebut.
Pakar kerajaan Kinsey Schofield menyebut Pangeran William sudah lepas tangan terhadap Harry.
William memiliki keluarganya sendiri untuk dilindungi serta tanggung jawabnya sebagai Pangeran Wales.
Kehadiran pasangan Sussex dinilai akan selalu menimbulkan kehebohan dan gangguan.
Terakhir kali William dan Harry hadir di acara yang sama adalah pada 2024, saat pemakaman paman mereka, Lord Robert Fellowes, di Snettisham, Norfolk.
Kabarnya mereka tidak saling berbicara dalam kesempatan itu.
Keduanya sempat bertemu untuk meresmikan patung Diana di taman Istana Kensington pada 2021.
Harry sendiri mengungkapkan keinginan berdamai dengan keluarganya dalam wawancara BBC pada Mei 2025.
Ia menyatakan tidak ada gunanya terus bertikai dan hidup ini sangat berharga.
