unique visitors counter
⌂ Beranda › News › OpenAI Uji Intelligent UI, ChatGPT Kini Bisa Tampilkan Diagram dan Simulasi
News

OpenAI Uji Intelligent UI, ChatGPT Kini Bisa Tampilkan Diagram dan Simulasi

Ilustrasi antarmuka ChatGPT dengan tampilan visual dan interaktif
OpenAI Uji Intelligent UI, ChatGPT Kini Bisa Tampilkan Diagram dan Simulasi
A A Ukuran Teks16px

OpenAI tengah mengembangkan ChatGPT dengan teknologi Intelligent UI yang mampu menyajikan gambar, diagram, simulasi, hingga elemen interaktif.

Product Manager OpenAI Aarush Selvan menyampaikan hal itu dalam briefing media virtual pada Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, teknologi ini difokuskan untuk membantu pengguna memperoleh jawaban yang lebih sesuai kebutuhan.

Format Visual Dinilai Lebih Membantu

Aarush menjelaskan ChatGPT sebenarnya telah mampu menjawab banyak pertanyaan, tetapi format teks tidak selalu memadai untuk tugas tertentu.

Penyajian visual dan interaktif dinilai dapat membantu pengguna memahami informasi dengan lebih baik.

"Fokus utama kami adalah memastikan pengguna bisa mendapatkan jawaban terbaik untuk pertanyaan apa pun yang mereka ajukan," ujar Aarush Selvan.

Ia menyebut kebutuhan terhadap format visual muncul karena sejumlah pertanyaan membutuhkan penyajian yang lebih mudah dieksplorasi.

Kemampuan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pengalaman pengguna di ChatGPT.

"Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah banyak pertanyaan yang sebenarnya sudah bisa kami jawab dengan cukup baik," jelasnya.

"Namun, membuat jawabannya jauh lebih visual atau interaktif akan sangat membantu pengguna menyelesaikan tugas mereka."

Belanja online menjadi salah satu contoh penggunaan yang dinilai dapat memanfaatkan Intelligent UI.

ChatGPT dapat digunakan untuk mencari rekomendasi produk, memperoleh inspirasi, dan membandingkan pilihan sebelum membeli.

"Banyak orang datang ke ChatGPT untuk bertanya mengenai produk apa yang bisa mereka beli, mencari inspirasi, dan mengeksplorasi berbagai pilihan," kata Aarush.

"Namun, hal itu sebenarnya cukup sulit dilakukan jika semua yang ditampilkan hanya teks."

Menurut Aarush, pengguna juga membutuhkan gambaran visual mengenai produk yang sedang dipertimbangkan.

Intelligent UI memungkinkan informasi tersebut disusun dalam bentuk yang lebih visual.

"Orang-orang ingin melihat seperti apa tampilan produk," lanjutnya.

"Dengan kemampuan ini, kami dapat menyajikan jawaban secara jauh lebih visual dan berharap bisa membantu mereka dengan lebih baik."

OpenAI juga melihat penggunaan Intelligent UI dalam pendidikan dan pembelajaran.

Dalam demonstrasi, ChatGPT dapat membuat simulasi interaktif tentang aturan offside sepakbola serta diagram yang menjelaskan cara sayap pesawat menghasilkan gaya angkat.

Aarush mengatakan perusahaan ingin mengamati penggunaan baru yang muncul setelah kemampuan tersebut tersedia.

Pengguna tidak hanya membaca penjelasan, tetapi dapat berinteraksi dengan materi pembelajaran.

"Kami sangat antusias bukan hanya untuk membantu orang dengan penggunaan ChatGPT yang sudah ada, seperti berbelanja," ujarnya.

"Tetapi juga melihat penggunaan baru apa saja yang dimungkinkan oleh kemampuan ini."

Terkait kemungkinan perubahan kebiasaan mencari informasi, OpenAI belum mengambil kesimpulan mengenai dampak Intelligent UI terhadap mesin pencari tradisional.

Perusahaan memilih memantau cara pengguna memanfaatkan teknologi tersebut.

"Untuk saat ini, memang masih agak sulit mengatakannya," jelas Aarush.

"Motivasi utama kami adalah membantu orang menggunakan ChatGPT dan mendapatkan jawaban terbaik."

OpenAI selanjutnya akan mengamati pola penggunaan dan kebutuhan baru yang muncul setelah Intelligent UI tersedia bagi pengguna.

"Kami akan melihat bagaimana orang-orang menggunakannya dan penggunaan baru apa saja yang mereka temukan setelah teknologi ini tersedia," pungkas Aarush Selvan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru