Bursa Efek Indonesia (BEI) menelisik aksi gadai saham pengendali PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) kepada Bank Mandiri.
Transaksi jaminan itu dilakukan pada 30 September 2026 untuk menjamin fasilitas kredit.
PT Eshan Agro Sentosa menggadaikan 7,99 miliar saham JARR atau seluruh kepemilikannya sebagai pengendali.
Informasi tersebut tercantum dalam keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (8/10/2026).
Pada PGUN, tiga pemegang saham juga menjaminkan saham kepada Bank Mandiri.
PT Araya Agro Lestari menggadaikan 2,21 miliar saham, PT Baramega Citra Mulia Persada 900,00 juta saham, dan PT Citra Agro Raya sekitar 2,19 miliar saham.
Total saham PGUN yang dijaminkan ketiga pemegang saham mencapai sekitar 5,30 miliar saham.
Jika digabungkan dengan saham JARR, jumlahnya disebut sekitar 13,30 miliar saham.
Sumber yang sama menyebut total saham pengendali JARR dan PGUN yang dijaminkan kepada Bank Mandiri mencapai sekitar 10,2 miliar saham.
Transaksi tersebut merupakan bagian dari pengikatan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh JARR dan PGUN melalui afiliasinya.
Nilai fasilitas kredit, besaran bunga, tenor, dan rencana penggunaan dana belum dirinci dalam keterbukaan informasi JARR maupun PGUN.
Dalam sejumlah keterbukaan emiten lain, informasi fasilitas kredit umumnya mencakup rincian tersebut.
Sekretaris Perusahaan BEI Elsierra Yosita menyatakan bursa telah meminta penjelasan kepada kedua emiten berdasarkan Peraturan Bursa nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Bursa meminta kepada seluruh pihak untuk selalu memperhatikan pengumuman Bursa dan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh kedua perusahaan tercatat.