Saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Senin, 2 November 2026, dan membuat nama RANS menjadi salah satu pencarian teratas di Google Trends Indonesia pada Selasa pagi.
Pada perdagangan Senin itu, saham RANS sempat menyentuh Rp101 pada awal perdagangan. Hingga penutupan sesi pertama, harganya berada di level Rp105, turun 2,78 persen dibandingkan penutupan sebelumnya, dengan rentang pergerakan Rp101 hingga Rp109. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp3,80 miliar dari volume 370.940 lot.
Tekanan ini memperpanjang koreksi panjang saham RANS. Pada Rabu, 28 Oktober 2026, saham tersebut sempat menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) di level Rp116, turun 6,45 persen dalam sehari. Dibandingkan level tertinggi Rp272 per saham yang dicapai pada 15 Juli 2026, koreksinya mencapai sekitar 57 persen.
Kapitalisasi pasar menyusut
Seiring penurunan harga, kapitalisasi pasar RANS tercatat sekitar Rp1,49 triliun berdasarkan harga transaksi terakhir Rp118 per saham pada perdagangan 28 Oktober 2026. Angka itu jauh menyusut dari sekitar Rp3,4 triliun saat saham berada di puncaknya.
Sebagai perbandingan, RANS melantai di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026 dengan harga penawaran perdana Rp170 per saham, dan sempat melesat ke Rp228 pada hari pertama perdagangan. Kini sahamnya diperdagangkan jauh di bawah harga IPO tersebut.
Kinerja keuangan dan polemik terbaru
Dari sisi kinerja, RANS membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp25,6 miliar pada semester I-2026, naik 12,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Namun pendapatannya justru turun 13,2 persen menjadi Rp149 miliar, dengan segmen hiburan dan lifestyle turun 10,1 persen serta penjualan produk makanan, minuman, hingga kecantikan terkoreksi 20,4 persen.
Tekanan terbaru datang bersamaan dengan polemik kehadiran Raffi Ahmad dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran HI pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kritik publik berkembang menjadi seruan boikot di media sosial, dan sejumlah pengisi acara mengundurkan diri dari RANS Carnival yang digelar di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Raffi menyatakan dirinya hadir hanya sebagai undangan dan tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara.
Meski begitu, pengaruh langsung polemik terhadap penurunan saham belum dapat dipastikan, karena harga saham juga dipengaruhi banyak faktor dan tren pelemahan RANS sudah berlangsung jauh sebelum polemik mencuat.
