Marc Marquez keluar sebagai pemenang sprint race MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10/2026).
Pebalap Ducati itu finis pertama dengan catatan waktu 19 menit 9,411 detik setelah Jorge Martin terjatuh pada lap kedelapan.
Insiden tersebut mengakhiri duel sengit antara kedua pebalap yang sempat berlangsung ketat.
Tambahan poin dari kemenangan ini membawa Marquez ke puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 365 poin.
Ia unggul 10 angka atas Martin yang berada di posisi kedua.
Marquez Akui Kecepatan Martin
Dalam wawancaranya, Marquez mengakui bahwa Martin memiliki kecepatan lebih tinggi selama pertarungan berlangsung.
Ia berusaha mempertahankan posisi sebelum kecelakaan mengubah jalannya persaingan.
"Martin lebih cepat dari saya, jadi saya mencoba mempertahankan posisi sampai dia terjatuh," ujar Marquez.
"Sejak saat itu, saya mengatur ritme balapan saya sendiri, dan saya berharap dia baik-baik saja."
Marquez juga mengakui kesulitan mengikuti kecepatan Martin ketika tertinggal satu lap.
Menurutnya, kedua pebalap sama-sama mendorong kemampuan hingga batas maksimal sehingga kesalahan dapat terjadi.
"Saya menyadari tidak bisa mengimbangi kecepatannya begitu saya berada satu lap di belakangnya," kata Marquez.
"Kami berdua sama-sama memacu hingga batas maksimal, dan salah satu dari kami bisa saja melakukan kesalahan."
Persaingan menuju gelar juara dunia kini memasuki fase penting karena musim MotoGP 2026 hanya menyisakan lima balapan.
Setiap tambahan poin berpotensi memengaruhi posisi klasemen, sehingga Marquez menilai dirinya perlu tetap agresif di berbagai sirkuit.
Ia menekankan pentingnya memaksimalkan peluang pada setiap seri, meskipun karakteristik lintasan dapat memberikan keuntungan berbeda bagi para pebalap.
"Akhir musim makin dekat, dan setiap sirkuit serta poin akan sangat penting," ujar Marquez.
"Beberapa sirkuit mungkin lebih menguntungkan dibanding yang lain, tetapi saya harus menyerang di semua sirkuit dan mencoba memaksimalkan apa yang saya miliki, seperti yang terjadi di sini, meski menguntungkan, tetap terasa sulit."
