unique visitors counter
⌂ Beranda › News › ARTOTEL Harmoni Jakarta Perbarui Hotel dengan Sentuhan Seni Peranakan
News

ARTOTEL Harmoni Jakarta Perbarui Hotel dengan Sentuhan Seni Peranakan

Interior hotel ARTOTEL Harmoni Jakarta dengan sentuhan seni dan budaya Peranakan
ARTOTEL Harmoni Jakarta Perbarui Hotel dengan Sentuhan Seni Peranakan
A A Ukuran Teks16px

ARTOTEL Harmoni Jakarta memperkenalkan konsep baru yang memadukan layanan perhotelan, seni kontemporer, dan budaya Peranakan.

Peresmian digelar pada Jumat (23/10/2026) setelah hotel di Jakarta Pusat itu menjalani pembaruan selama sekitar satu tahun.

Pembaruan mencakup kamar tamu, area publik, dan fasilitas pendukung.

Hotel yang beroperasi di bawah brand ARTOTEL sejak September 2025 ini juga menampilkan karya seniman Indonesia di sejumlah area, termasuk kamar tamu.

Kolaborasi Seniman dan Ruang ARTSPACE

Director of Marcom ARTOTEL Group Yulia Maria menyebut pengembangan hotel telah dipersiapkan sejak tahun sebelumnya.

Penyegaran fasilitas diarahkan untuk memperkuat identitas ARTOTEL yang menggabungkan hospitality, kreativitas, seni, dan kebutuhan gaya hidup masyarakat urban.

Kolaborasi dengan Diela Maharanie dan Donald Saluling menjadi bagian dari pendekatan tersebut.

Karya Diela mengeksplorasi karakter perempuan, kepribadian, busana tradisional, dan unsur budaya.

Sementara karya Donald banyak terinspirasi dari kehidupan sehari-hari, aktivitas pasar, serta dinamika sosial.

Karya kedua seniman ditampilkan di ARTSPACE dalam rangkaian peluncuran.

Ruang itu dirancang untuk mempertemukan seniman, generasi muda, komunitas kreatif, dan masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap karya seni.

COO Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego menyatakan pembaruan ini bertujuan menyesuaikan pengalaman menginap dengan kebutuhan gaya hidup modern tanpa menghilangkan karakter seni dan budaya hotel.

"Melalui pembaruan ARTOTEL Harmoni Jakarta, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang semakin relevan dengan gaya hidup modern, tanpa meninggalkan karakter unik ARTOTEL yang mengedepankan seni, kreativitas, dan ekspresi budaya," ujar Eduard.

Ia juga menyoroti lokasi hotel yang strategis di kawasan bisnis Jakarta dan dekat dengan kawasan Pecinan yang kaya sejarah dan tradisi.

Menurut Eduard, hotel ini berpotensi menjadi lebih dari sekadar tempat menginap.

Ia berharap hotel dapat menjadi destinasi pilihan bagi pelaku bisnis maupun wisatawan yang mencari pengalaman hospitality berbeda.

Hotel ini juga diharapkan menjadi titik awal untuk mengeksplorasi keragaman seni, budaya, dan kuliner Jakarta.

Konsep interior baru mengadaptasi budaya Peranakan melalui perpaduan warna, material, dan karakter visual yang menggabungkan nuansa tradisional dengan interpretasi kontemporer.

General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta Arbiter Gerhard mengatakan pengembangan hotel juga mencakup pengalaman tamu, mulai dari suasana ruang hingga fasilitas kuliner dan pertemuan.

"Melalui pembaruan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang memiliki karakter tersendiri bagi setiap tamu," ujar Arbiter.

Dari sisi akomodasi, hotel memiliki 149 kamar yang terbagi dalam tiga tipe, yakni Studio 25, Studio 30, dan Studio 37.

Setiap kamar dilengkapi LED Smart TV berukuran 50 inci, tempat tidur berukuran 200 x 200 sentimeter, serta mesin pembuat kopi instan.

Untuk kegiatan bisnis dan acara, tersedia satu ballroom dengan kapasitas hingga 600 orang serta lima ruang pertemuan yang masing-masing dapat menampung 30-120 orang.

Fasilitas lainnya meliputi kolam renang, spa, dan lounge bar.

Fasilitas kuliner hotel mencakup Kongsi Rasa, restoran berkapasitas hingga 150 orang yang menawarkan hidangan Asia dan internasional dalam suasana modern kasual.

Lokasi hotel di Jakarta Pusat memberi akses ke kawasan bisnis dan pemerintahan serta sejumlah destinasi sejarah, religi, dan budaya.

Tempat yang berada di sekitarnya antara lain Istana Negara, Pasar Baru, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Monumen Nasional, Museum Nasional, Glodok, dan Kota Tua Jakarta.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru