Nama Shifani kembali menjadi perbincangan warganet. Kreator konten ini tercatat dua kali viral: pertama lewat pengakuannya sebagai korban catcalling, dan kedua ketika video lamanya kembali beredar dan menuai kontroversi.
Gelombang pertama bermula dari unggahan Shifani di Twitter atau X. Dalam unggahan itu, ia mengaku menjadi korban catcalling.
Alih-alih mendapat dukungan, pengakuan tersebut justru menuai kritik. Sejumlah warganet menilai pria atau bapak-bapak yang dituduh melakukan catcalling hanya sekadar menyapanya. Perlu dicatat, pengakuan catcalling itu merupakan klaim Shifani sendiri, sementara penilaian "hanya menyapa" adalah pandangan warganet; keduanya beredar tanpa verifikasi lebih lanjut.
Kontennya Ikut Ditelusuri
Imbas dari ramainya perdebatan, konten-konten Shifani ikut ditelusuri warganet. Dari penelusuran itu, ditemukan cukup banyak video serupa yang berisi pengakuan dirinya sebagai korban catcalling.
Setelah isu tersebut mereda, nama Shifani relatif tenggelam dari perbincangan publik.
Video Lama Muncul Lagi
Belakangan, sebuah video lama Shifani kembali muncul dan disebut-sebut lebih serius karena menyinggung sebuah pondok pesantren besar di Jawa Timur. Dalam video itu, Shifani bercerita tentang mantan pacarnya yang merupakan alumni Gontor, lalu tentang perkenalannya dan masa pendekatan dengan alumni Gontor lainnya.
Bagian yang dipersoalkan warganet adalah pernyataannya yang menggeneralisasi seluruh pria alumni Gontor, disertai makian vulgar, dan pengakuannya yang menyamaratakan mereka. Pernyataan itu adalah ucapan Shifani sendiri dalam video yang dikutip dari unggahan akun X @ceriaoesa.
Video tersebut aslinya diunggah Shifani melalui fitur close friend di Instagram Story akun @sshfnauliaaa_. Hanya saja, akun Instagram itu disebut sudah tidak ditemukan lagi dalam pencarian Instagram. Shifani sendiri dikenal sebagai kreator konten yang aktif mengunggah di TikTok dan X.
