unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Curahan Hati Wien Botutihe Melepas Putrinya: Merasa Dititipi Hanya 11 Tahun 2 Bulan, Unggahannya Dibanjiri Ucapan Duka
News

Curahan Hati Wien Botutihe Melepas Putrinya: Merasa Dititipi Hanya 11 Tahun 2 Bulan, Unggahannya Dibanjiri Ucapan Duka

Curahan Hati Wien Botutihe Melepas Putrinya: Merasa Dititipi Hanya 11 Tahun 2 Bulan, Unggahannya Dibanjiri Ucapan Duka
Ilustrasi lilin duka. • Substack CDN
A A Ukuran Teks16px

Tidak ada yang lebih berat bagi seorang ibu selain melepas anaknya untuk selamanya. Kreator konten asal Gorontalo, Wien Botutihe, membagikan kabar duka kepergian putrinya, Ayra, melalui akun Facebook-nya, dan curahan hatinya membuat banyak warganet ikut berduka.

Dalam unggahannya, Wien menulis bahwa ia sempat mengira perpisahan ini bukanlah yang terakhir kalinya ia bersama Ayra. Ia berharap sang putri bisa pulang dalam keadaan sehat, bahkan sengaja membawa Ayra ke rumah sakit lain dengan harapan ada perubahan.

Namun "perubahan" yang datang ternyata adalah kepergian Ayra untuk selamanya dari sisi sang ibu. Dalam kata-kata Wien yang dikutip pemberitaan, ia merasa hanya dititipi sang anak selama 11 tahun 2 bulan.

Perjuangan Mendampingi Ayra Berobat

Sebelum kepergian putrinya, Wien dikenal kerap membagikan video momen-momen ia membawa Ayra berobat ke rumah sakit, sebagaimana terlihat dari unggahan Facebook-nya yang dikutip bertanggal 25 Oktober 2026.

Menurut penuturan Wien sendiri, Ayra terdeteksi memiliki kadar kalium yang rendah. Awalnya, sang ibu mengira putrinya hanya terjatuh dari tempat tidur hingga tidak bisa berdiri. Wien menulis betapa cepat kondisi itu merenggut putrinya, yang selama sakit disebut tidak banyak mengeluh. Perlu dicatat, keterangan ini adalah penuturan sang ibu sendiri, bukan diagnosis medis resmi.

Banjir Belasungkawa

Kolom komentar unggahan Wien dipenuhi ucapan belasungkawa dari warganet, antara lain Juanita Violeta, Margareta Hadju yang menyapa "ibu Wiwin", dan Fitranti Tw.

Hingga kini, seluruh keterangan mengenai sakit Ayra berasal dari tulisan sang ibu sendiri, dan belum ada keterangan medis resmi yang dikutip pemberitaan mengenai penyebab pasti kepergian Ayra. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk Wien Botutihe dan keluarga; semoga diberi kekuatan menghadapi kehilangan ini.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru