Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Jakarta pada Jumat malam, 24 Oktober 2026. Hingga kabar duka ini diumumkan, pihak keluarga belum membeberkan secara rinci jenis penyakit yang diderita Panglima TNI ke-14 tersebut.
Kabar wafatnya Widodo diumumkan oleh Koarmada RI melalui akun Instagram resminya, @koarmada_ri. Dalam unggahan itu, Panglima Komando Armada RI menyampaikan duka cita atas wafatnya sang laksamana, disertai doa agar ia meninggal dalam keadaan baik serta mendapat rahmat dan ampunan dari Allah SWT.
Ucapan belasungkawa mengalir di kolom komentar, antara lain dari akun @the_warnerid yang menuliskan kalimat istirja, serta @yudi.iswant yang menyampaikan duka cita mendalam dan doa Al-Fatihah.
Wafat Sekitar Pukul 21.30 WIB
Widodo Adi Sutjipto wafat pada 24 Oktober 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di kediamannya di Jakarta, dalam usia 82 tahun. Sebelum berpulang, ia dikabarkan menderita sakit.
Meski begitu, keluarga belum membeberkan secara rinci jenis penyakit yang diderita mantan Panglima TNI ini. Karena itu, penyebab pasti wafatnya tidak dapat dirinci lebih jauh selain bahwa ia meninggal setelah sebelumnya dikabarkan sakit.
Putra Boyolali, Suami Sri Murniati
Widodo lahir pada 1 Agustus 1944 dan merupakan putra Boyolali, bukan berasal dari Jawa Timur, meski semasa muda ia pernah menempuh pendidikan matra laut di Bumimoro, Surabaya. Ia adalah suami dari Sri Murniati dan ayah dari tiga orang anak.
Dalam karier militernya, Widodo mencatat sejarah sebagai Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut, menjabat pada 1999–2002 setelah diangkat oleh Presiden Abdurrahman Wahid. Ia kemudian dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2004–2009, serta anggota Dewan Pertimbangan Presiden bidang pertahanan pada 2010–2014.