unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Kronologi Meninggalnya Syabilla Rizkia Putri Raharja di Arena Porprov: Berhenti Bergerak di Putaran Ketiga hingga Tak Tertolong
News

Kronologi Meninggalnya Syabilla Rizkia Putri Raharja di Arena Porprov: Berhenti Bergerak di Putaran Ketiga hingga Tak Tertolong

Kronologi Meninggalnya Syabilla Rizkia Putri Raharja di Arena Porprov: Berhenti Bergerak di Putaran Ketiga hingga Tak Tertolong
Ilustrasi perenang perairan terbuka. • Ilustrasi/Fred Hollows Foundation
A A Ukuran Teks16px

Kabar duka datang dari arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah di Kota Semarang. Atlet asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal dunia saat bertanding pada 25 Oktober dalam usia 22 tahun.

Kabar kepergian Syabilla dibagikan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara melalui media sosial resminya. Dalam unggahan di akun Instagram @pemkabjepara, Pemkab Jepara menyampaikan ucapan selamat jalan kepada Syabilla, seraya menyebut kepergiannya sebagai duka mendalam bagi keluarga dan komunitas olahraga, serta prestasi dan semangat juangnya akan selalu dikenang.

Di media sosial, sejumlah warganet seperti akun @retno_ang123 dan @arifrosyadi8889 tercatat menanyakan kronologi dan penyebab peristiwa yang menimpa Syabilla.

Kronologi Versi Kapolrestabes Semarang

Berdasarkan informasi yang diatribusikan kepada Kombes Erlin Tan Jaya selaku Kapolrestabes Semarang, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.10 WIB. Saat memasuki putaran ketiga perlombaan, Syabilla mulai tenggelam dan berhenti bergerak di dalam kolam.

Melihat kondisi tersebut, tim segera melakukan penyelamatan dan mengevakuasi Syabilla ke tepi kolam. Ia kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Sayangnya, meski berbagai upaya medis telah dilakukan, nyawa Syabilla tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia dalam usia 22 tahun.

Penyebab Medis Tidak Dirinci

Dalam pemberitaan yang beredar, tidak dirinci penyebab medis di balik meninggalnya Syabilla. Yang disampaikan kepada publik sejauh ini adalah kronologi kejadiannya, mulai dari kondisi di putaran ketiga perlombaan hingga upaya penyelamatan dan penanganan medis yang dilakukan.

Artikel sumber juga mengenang peristiwa serupa yang pernah terjadi di Jawa Timur pada 2023, ketika Farhat Mika Rahel Riyanto, petinju asal Bondowoso, tumbang di atas ring setelah menerima pukulan lawan saat bertanding di Porprov VIII Jatim dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat karena tidak sadarkan diri.

Kepergian Syabilla di tengah perjuangannya membela daerah menyisakan duka yang mendalam. Ucapan belasungkawa terus mengalir bagi keluarga dan dunia olahraga Jepara yang ditinggalkannya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru