Spanyol menghadapi tekanan pariwisata yang semakin terasa bagi penduduk lokal, terutama dalam memperoleh hunian terjangkau.
Pemerintah di sejumlah wilayah mulai membatasi arus pengunjung, menaikkan pajak pariwisata, dan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengelola kepadatan.
Data Institut Statistik Nasional Spanyol (INE) mencatat lebih dari 70,3 juta wisatawan internasional datang pada Januari-Agustus, tumbuh 5,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika tren berlanjut, total kunjungan mancanegara diperkirakan mencapai 102 juta hingga akhir 2026.
Barcelona dan Wilayah Lain Ambil Langkah Konkret
Barcelona menjadi salah satu kota yang paling tertekan. Observatorium Pariwisata mencatat kota ini menerima 16 juta pengunjung pada tahun lalu, naik 2,9 persen.
Dewan kota menaikkan pajak wisata harian dan merencanakan larangan pembangunan 10 ribu flat wisata pada 2028.
Wali Kota Barcelona, Jaume Collboni, menilai hunian yang dipakai untuk keperluan wisata menjadi salah satu penyebab kenaikan harga perumahan.
Di Malaga, pemerintah memakai teknologi AI untuk mengendalikan pergerakan wisatawan kapal pesiar yang mencapai sekitar 310 ribu orang selama Januari-Agustus.
Sementara Toledo mengatur pergerakan rombongan pejalan kaki di kota tua bersejarah yang dihuni sekitar 87 ribu penduduk namun menarik empat juta wisatawan setiap tahun.
Kepala Pariwisata Dewan Kota Toledo, Jose Manuel Velasco, menyatakan pihaknya membatasi ukuran kelompok dan melarang penggunaan megafon oleh pemandu wisata.
Krisis hunian menjadi keluhan utama warga. Jaume Pujol dari Menys Turisme Mas Vida di Mallorca menilai pemerintah belum cukup merespons tuntutan warga.
Ia menyatakan angka kunjungan menunjukkan otoritas tidak menanggapi seruan mengurangi pariwisata agar penduduk dapat tinggal di komunitas mereka sendiri.
Harga rumah rata-rata tercatat naik 80 persen sejak 2015, sementara kenaikan gaji hanya sekitar 28 persen pada periode yang sama.
Berbagai langkah di Spanyol memperlihatkan upaya menyeimbangkan kunjungan wisatawan dengan kebutuhan masyarakat akan hunian dan kenyamanan lingkungan.
