Atari memastikan layanan toko aplikasi dan game digital untuk konsol Atari VCS berhenti beroperasi pada 1 Februari 2027.
Penutupan ini mengakhiri ekosistem layanan resmi perangkat hybrid tersebut, tetapi Atari menyiapkan langkah agar konsol tidak kehilangan fungsi dasarnya.
Pembaruan sistem operasi akan menghapus ketergantungan perangkat pada server internal Atari.
Dengan begitu, pemilik Atari VCS tetap dapat memainkan game yang sudah dibeli, sekaligus membuka jalan bagi ekosistem homebrew.
Penghentian Bertahap dan Jaminan Akses
Proses penghentian ekosistem Atari VCS dimulai secara bertahap sejak akhir Oktober 2026.
Pada periode itu, Atari resmi berhenti menerima pengajuan game baru dari para pengembang.
Pengguna masih diberi kesempatan membeli serta mengunduh game dan aplikasi hingga 31 Januari 2027.
Setelah tenggat tersebut, storefront digital resmi ditutup permanen.
Atari menjamin game yang sudah dibeli dan diunduh sebelum tanggal penutupan tetap bisa dimainkan tanpa gangguan.
Penutupan layanan server memang menjadi kekhawatiran utama pemilik konsol berbasis digital karena berisiko membuat perangkat tidak bisa digunakan.
Langkah Atari mengalihkan proses otentikasi ke penyimpanan lokal menjadi solusi agar perangkat tidak kehilangan fungsi dasarnya.
Pembaruan OS dan Perkakas Homebrew
Pembaruan sistem operasi menjadi kunci kelangsungan hidup Atari VCS di masa mendatang.
Lewat pembaruan ini, seluruh fungsi otentikasi serta verifikasi perangkat lunak dipindahkan sepenuhnya ke dalam sistem lokal konsol.
Ketergantungan pada infrastruktur jaringan milik Atari akan diputus total secara bertahap setelah transisi selesai.
Selain itu, Atari berencana membagikan perkakas Homebrew App secara gratis ke seluruh pemilik Atari VCS selama masa transisi.
Perkakas ini memberi keleluasaan bagi pengguna untuk memasang game buatan komunitas independen.
Pengembang pihak ketiga juga mendapatkan akses resmi untuk terus membuat, menguji, dan membagikan aplikasi baru tanpa melalui proses kurasi toko digital yang sudah tutup.
Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem retrogaming independen dalam jangka panjang.
