unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Hiburan

Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris

Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Ballon d'Or 2026: Kane, Yamal, dan Mbappe Bersaing di London
A A Ukuran Teks16px

Harry Kane akhirnya meraih Ballon d'Or. Kapten timnas Inggris dan striker Bayern Munich itu dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia pada gala edisi ke-70 di London Palladium, Senin malam, 26 Oktober 2026.

Kane mengalahkan Kylian Mbappe yang finis kedua dan Lamine Yamal di peringkat ketiga. Ini adalah Ballon d'Or pertama bagi pemain 33 tahun itu, setelah bertahun-tahun dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik dunia tanpa pernah memenangi penghargaan individu tertinggi tersebut.

Angka-angka Kane berbicara sendiri. Dalam periode penilaian 3 Agustus 2025 hingga 19 Juli 2026, ia mencetak 73 gol dalam 65 pertandingan untuk klub dan negara, termasuk 36 gol dalam 31 laga Bundesliga dan 14 gol dalam 13 laga Liga Champions.

Di Piala Dunia 2026, Kane mencetak enam gol dan membawa Inggris finis di peringkat ketiga. Bayern Munich sendiri menjuarai Bundesliga dan melaju hingga semifinal Liga Champions, sebelum disingkirkan sang juara bertahan Paris Saint-Germain.

Kane menjadi pemain Inggris pertama yang memenangi Ballon d'Or sejak Michael Owen pada 2001, dan pemain Bayern Munich pertama sejak Karl-Heinz Rummenigge pada 1981. Ia juga meraih Trofi Gerd Muller sebagai pencetak gol terbanyak.

Putellas, Yamal, dan Para Pemenang Lainnya

Gelar Ballon d'Or putri diraih Alexia Putellas dari Barcelona untuk ketiga kalinya. Trofi Kopa putra menjadi milik Lamine Yamal, sementara klub terbaik putra diraih Paris Saint-Germain dan klub terbaik putri diraih Barcelona.

Gala tahun ini untuk pertama kalinya digelar di luar Prancis, sebagai penghormatan kepada Stanley Matthews, pemenang pertama Ballon d'Or pada 1956. Sebanyak delapan dari 13 penghargaan malam itu diraih pemain, pelatih, atau klub Spanyol.

Dalam pidatonya, Kane mengaku hampir kehabisan kata-kata. Ia berterima kasih kepada para pemilih, rekan setim di Inggris dan Bayern, serta Tottenham Hotspur, klub yang membesarkannya sebelum ia pindah ke Jerman.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru