Persebaya Surabaya memetik kemenangan penting atas Madura United dengan skor 3-1 pada laga pekan ketujuh BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin malam, 26 Oktober 2026.
Kemenangan ini menjadi respons atas kekalahan 0-1 dari PSM Makassar pada pekan sebelumnya. Di depan Bonek, Persebaya tampil lebih agresif dan memaksimalkan dukungan publik sendiri untuk mengamankan tiga poin.
Pelatih Bernardo Tavares menurunkan formasi 4-3-3 dengan Reza Arya Pratama di bawah mistar, trio lini tengah Toni Firmansyah, Gledson, dan Francisco Rivera, serta trisula Saddil Ramdani, Alex Ferreira, dan Miguel Pereira di lini depan. Komposisi itu membuat Persebaya dominan dalam membangun serangan.
Madura United datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Persib Bandung, tetapi kali ini harus mengakui keunggulan tuan rumah. Skuad asuhan pelatih Madura United yang mengandalkan Gali Freitas, Lulinha, dan Dimitar Mitkov gagal membendung gelombang serangan Persebaya sepanjang laga.
Secara rekor pertemuan, Persebaya memang unggul atas Madura United dengan delapan kemenangan berbanding dua, plus empat hasil imbang. Kemenangan 3-1 ini mempertegas dominasi Bajol Ijo dalam duel Jawa Timur tersebut.
Persebaya Tatap Persijap, Madura Evaluasi Lini Belakang
Persebaya berikutnya akan menghadapi Persijap Jepara pada 30 Oktober 2026. Tambahan tiga poin atas Madura United menjadi modal berharga untuk menjaga tren positif dan merangsek ke papan atas klasemen.
Sebaliknya, Madura United harus segera berbenah. Kekalahan ini memutus momentum setelah mereka menaklukkan Persib, dan lini belakang yang dikawal Pedro Monteiro dan Mendonca perlu evaluasi sebelum pekan berikutnya.
Derbi Jawa Timur ini sekali lagi membuktikan bahwa laga Persebaya kontra Madura United selalu menyajikan tensi tinggi, baik di lapangan maupun di tribun, dan hasil kali ini sepenuhnya menjadi milik tuan rumah.
