unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Persija Jakarta Comeback 2-1 atas Persik Kediri di JIS, Gol Ridho Disahkan VAR
Hiburan

Persija Jakarta Comeback 2-1 atas Persik Kediri di JIS, Gol Ridho Disahkan VAR

Persija Jakarta Comeback 2-1 atas Persik Kediri di JIS, Gol Ridho Disahkan VAR
Persija Tekuk Persik 2-1, Shin Tae-yong Sebut Rumput JIS Tak Layak
A A Ukuran Teks16px

Persija Jakarta kembali menegaskan statusnya sebagai pemuncak klasemen BRI Super League 2026/2027 setelah membalikkan keadaan atas Persik Kediri dengan skor 2-1 di Jakarta International Stadium, Senin malam, 26 Oktober 2026.

Persik justru membuka keunggulan lebih dulu. Imanol Garcia menanduk bola hasil sepak pojok Ernesto Gomez pada menit ke-10 dan membuat kiper Nadeo Argawinata tak berdaya. Skor 0-1 untuk tim tamu bertahan hingga turun minum, meski Persija terus menekan.

Pelatih Shin Tae-yong mengubah jalannya laga lewat pergantian pemain di babak kedua. Denis Kolinger menyamakan kedudukan pada menit ke-64 lewat sundulan, sebelum kapten Rizky Ridho membalikkan skor menjadi 2-1 pada menit ke-66. Gol Ridho sempat diragukan offside, namun wasit mengesahkannya setelah peninjauan VAR.

Drama belum berakhir. Ivan Mamut sempat mencetak gol pada menit ke-96, tetapi gol itu dianulir VAR sehingga skor 2-1 tidak berubah. Keputusan itu sekaligus meluruskan kabar yang sempat beredar dengan skor 3-1, yang tidak sesuai hasil resmi pertandingan.

Kemenangan ini terasa istimewa bagi Ridho. Bek timnas Indonesia itu baru kembali setelah absen melawan Arema FC akibat cedera saat latihan, dan langsung menjadi penentu di depan pendukung sendiri. Sebelum laga ini, Persija sudah mengoleksi 15 poin dan memimpin klasemen, unggul dari Dewa United yang mengoleksi 14 poin.

Modal Berharga Jelang Duel Papan Atas

Persija datang ke laga ini dengan modal kemenangan telak 5-1 atas Arema FC pada 21 Oktober 2026. Kemenangan atas Persik membuat Macan Kemayoran menjaga momentum dan menjaga jarak dari para pesaing di papan atas pada pekan ketujuh.

Ujian berikutnya tidak kalah berat. Persija dijadwalkan menghadapi Dewa United pada 31 Oktober 2026, laga yang bisa menentukan arah perburuan gelar pada putaran awal musim ini. Konsistensi menjadi kata kunci yang ditekankan Shin Tae-yong kepada para pemainnya.

Bagi Persik, kekalahan ini menjadi pelajaran pahit. Mereka sempat memimpin dan bertahan dengan organisasi permainan yang rapat, tetapi gagal mempertahankan keunggulan setelah jeda. Evaluasi lini belakang menjadi pekerjaan rumah sebelum pekan berikutnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru