unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Lamine Yamal Jadi Anomali Spanyol di Ballon d'Or 2026, Hanya Bawa Pulang Trofi Kopa
Hiburan

Lamine Yamal Jadi Anomali Spanyol di Ballon d'Or 2026, Hanya Bawa Pulang Trofi Kopa

Lamine Yamal Jadi Anomali Spanyol di Ballon d'Or 2026, Hanya Bawa Pulang Trofi Kopa
Ballon d'Or 2026: Kane, Yamal, dan Mbappe Bersaing di London
A A Ukuran Teks16px

Spanyol mendominasi malam penghargaan Ballon d'Or 2026 di London, Selasa, 27 Oktober 2026. Namun, di tengah dominasi itu, Lamine Yamal justru menjadi anomali: ia tidak membawa pulang satu pun penghargaan senior.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente dinobatkan sebagai Pelatih Pria Terbaik, mengungguli Luis Enrique, Mikel Arteta, Lionel Scaloni, dan Vincent Kompany. Kiper Spanyol Unai Simon menyabet gelar Kiper Pria Terbaik, mengalahkan David Raya, Thibaut Courtois, dan Emiliano Martinez, dengan penampilan di Piala Dunia disebut sebagai pertimbangan.

Yamal sendiri hanya membawa pulang Kopa Award untuk Pemain Muda Terbaik. Tidak ada trofi senior yang mampir ke tangannya pada malam itu.

Cedera dan Menit Bermain Jadi Penjelasan

Artikel yang mengulas malam penghargaan itu mengaitkan hasil tersebut dengan dua hal. Pertama, kontribusi Yamal pada musim 2025/2026 dinilai masih di bawah Harry Kane. Kedua, ia diganggu cedera hamstring dan otot pada akhir musim, serta hanya mendapat menit bermain sangat terbatas di Piala Dunia 2026.

De la Fuente sendiri memaknai penghargaannya sebagai milik tim, seraya berterima kasih kepada staf, federasi sepak bola Spanyol, dan keluarga. Simon pun mengucapkan terima kasih kepada keluarga, teman, pelatih, rekan setim, dan Athletic Club, sekaligus menyampaikan penghormatan kepada Koldo Asua dengan menekankan warisan lebih penting daripada gelar.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru