Televisi rupanya belum kehilangan penontonnya. Di tengah gempuran platform streaming dan video pendek di media sosial, program televisi masih punya cara tersendiri untuk membuat pemirsa bertahan di depan layar: menggabungkan drama yang menguras emosi, bakat baru yang menggoda untuk didukung, serta tawa yang hadir tanpa perlu kuota internet tambahan.
Hal itu terlihat dari daftar 10 program TV terpopuler yang menempatkan D'Academy 8 di posisi teratas. Indosiar, RCTI, SCTV, TRANS 7, dan MNCTV sama-sama mengirimkan wakilnya ke dalam daftar, membuktikan bahwa penonton Indonesia tidak setia pada satu stasiun saja, melainkan pada jenis hiburan yang mereka sukai.
Yang menarik, komposisi daftar ini cukup beragam. Ada ajang pencarian bakat, sinetron drama percintaan, animasi anak, hingga program obrolan yang mengangkat topik-topik viral. Artinya, ruang keluarga Indonesia masih menjadi tempat berkumpulnya banyak selera sekaligus.
Berikut ulasan lengkap daftar 10 program TV terpopuler, beserta alasan mengapa masing-masing layak menyedot perhatian pemirsa.
Catatan redaksi: Daftar ini merangkum urutan popularitas sepuluh program sebagaimana data yang diberikan. Tidak disertakan angka rating maupun periode pengamatan tertentu, sehingga peringkat dapat berbeda apabila diukur pada rentang waktu atau metode yang lain.
1. INDOSIAR – D'Academy 8: Panggung Dangdut yang Tak Pernah Kehabisan Penonton
Posisi pertama ditempati D'Academy 8, ajang pencarian bakat penyanyi dangdut yang sudah lama menjadi andalan Indosiar. Formatnya memang tidak berubah drastis dari musim ke musim, tetapi justru di situlah kekuatannya.
Penonton datang bukan hanya untuk mendengar lagu. Mereka datang untuk mengikuti perjalanan seorang peserta: dari daerah asal, dari keluarga sederhana, dari rasa gugup di belakang panggung, hingga akhirnya berdiri di bawah sorotan lampu dengan nama yang mulai disebut banyak orang.
Dukungan melalui pemungutan suara juga membuat penonton merasa punya andil. Ketika seorang jagoan tersenggol, reaksi di media sosial kerap ikut ramai. Perpaduan antara musik, drama perjalanan hidup, dan keterlibatan penonton inilah yang membuat D'Academy 8 tetap berada di barisan depan program TV terpopuler.
2. INDOSIAR – Merangkai Kisah Indah: Drama Keluarga yang Dekat dengan Keseharian
Di posisi kedua, Indosiar kembali menempatkan wakil melalui Merangkai Kisah Indah. Sinetron ini menegaskan bahwa cerita tentang keluarga, pengorbanan, dan ujian hidup masih punya tempat kuat di hati pemirsa televisi.
Daya tarik genre ini terletak pada kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari. Konflik yang ditampilkan kerap terasa familiar: masalah ekonomi, hubungan antaranggota keluarga, hingga pilihan antara keinginan pribadi dan tanggung jawab.
Bagi penonton, sinetron semacam ini sering menjadi teman aktivitas malam. Episodenya yang bersambung membuat rasa penasaran terus dijaga, sementara babak baru dalam cerita memberi alasan untuk kembali menonton esok hari.
3. RCTI – Terikat Janji: Ketika Sebuah Komitmen Menjadi Sumber Konflik
RCTI masuk ke daftar lewat Terikat Janji, sinetron drama yang menempati posisi ketiga. Judulnya sendiri sudah memberi gambaran tentang arah cerita: sebuah janji yang mengikat, dan kemungkinan besar menjadi sumber dilema.
Dalam sinetron percintaan, konflik semacam ini sangat efektif. Ada karakter yang ingin bergerak maju, ada masa lalu yang menolak pergi, dan ada pihak ketiga yang membuat semuanya tidak sederhana.
Penonton biasanya terbagi dalam kubu-kubu dukungan. Sebagian membela tokoh yang dianggap paling sabar, sebagian lagi menilai karakter tertentu terlalu cepat menyerah. Perdebatan ringan seperti inilah yang membuat sebuah sinetron hidup, bukan hanya ditonton.
4. SCTV – Cinta Seluas Samudra: Romantika dengan Skala Emosi Besar
SCTV menempatkan Cinta Seluas Samudra di peringkat keempat. Nama judulnya langsung menawarkan kesan luas, dalam, dan penuh gelombang—persis seperti formula drama romantis yang digemari penonton televisi.
Sinetron bertema cinta semacam ini biasanya mengandalkan perjalanan emosional tokoh utamanya. Pertemuan yang dianggap kebetulan, perpisahan yang terasa tidak adil, hingga harapan untuk kembali bersama menjadi bahan bakar cerita dari episode ke episode.
Keberadaan judul ini dalam daftar juga menunjukkan bahwa SCTV masih mampu bersaing di wilayah yang selama ini menjadi pasar kuat sinetron Indonesia: cerita asmara yang dibuat sebesar mungkin, tetapi tetap terasa dekat.
5. SCTV – Wajah Cinta yang Lain: Sisi Lain dari Cerita yang Sama
Masih dari SCTV, Wajah Cinta yang Lain mengisi posisi kelima. Dengan dua wakil dalam sepuluh besar, SCTV menegaskan posisinya sebagai salah satu rumah utama bagi penonton sinetron.
Frasa "wajah yang lain" membuka banyak kemungkinan cerita: identitas yang tersembunyi, cinta yang salah dipahami, atau sosok yang ternyata tidak seperti yang tampak di permukaan. Elemen kejutan seperti ini menjadi penting dalam industri sinetron yang harus menghadirkan konflik baru nyaris setiap hari.
Bagi pemirsa, daya tariknya sederhana: tidak ada satu pun tokoh yang sepenuhnya bisa ditebak. Dan justru ketidakpastian itulah yang membuat episode berikutnya selalu terasa perlu ditonton.
6. TRANS 7 – Arisan: Tawa yang Menghadirkan Suasana Ngobrol Santai
Beranjak ke peringkat keenam, TRANS 7 menghadirkan Arisan. Kehadiran program ini menjadi penanda penting: penonton tidak selalu menginginkan drama panjang, kadang mereka hanya butuh tertawa.
Format arisan secara kultural sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Ada pertemuan, ada obrolan, ada cerita yang saling bersahutan, dan tentu saja ada momen canggung yang justru paling menghibur.
Di layar televisi, suasana itu diterjemahkan menjadi hiburan ringan yang mudah diikuti siapa pun. Tidak perlu memahami latar cerita berbulan-bulan sebelumnya. Penonton bisa langsung ikut menikmati, itulah mengapa program semacam ini sering punya daya tahan yang baik.
7. MNCTV – Upin & Ipin Bermula: Animasi yang Menembus Batas Usia
Posisi ketujuh diisi Upin & Ipin Bermula dari MNCTV. Ini menjadi bukti bahwa penonton televisi tidak hanya berasal dari kalangan dewasa, dan animasi bukan sekadar pengisi waktu bagi anak-anak.
Kekuatan serial ini terletak pada cerita keseharian yang hangat. Pertemanan, kenakalan kecil, rasa ingin tahu, dan pelajaran hidup yang disampaikan tanpa menggurui membuat episode-nya mudah dicerna.
Menariknya, banyak orang dewasa juga menonton bersama anak atau adik di rumah. Karena itu, keberadaan Upin & Ipin dalam daftar program TV terpopuler sekaligus menggambarkan pola menonton keluarga: satu layar, beberapa generasi, dan reaksi yang berbeda-beda.
8. RCTI – Terbaik Itu Kamu: Ruang bagi Usaha yang Tak Selalu Terlihat
RCTI kembali masuk daftar melalui Terbaik Itu Kamu di posisi kedelapan. Bersama Terikat Janji, program ini membuat RCTI menempatkan dua judul dalam sepuluh besar.
Kehadiran dua tayangan dengan karakter berbeda menunjukkan strategi yang umum dipakai stasiun televisi: tidak menggantungkan penonton pada satu jenis program saja. Ada drama untuk penyuka cerita bersambung, ada pula format lain untuk penonton yang mencari suasana berbeda.
Di tengah persaingan konten digital yang sangat cepat, pendekatan beragam seperti ini menjadi salah satu cara televisi mempertahankan pemirsanya. Penonton punya lebih dari satu alasan untuk tetap menyalakan saluran yang sama.
9. MNCTV – Entong: Warna Lokal yang Tetap Memikat
Entong menempati posisi kesembilan dan menjadi wakil kedua MNCTV dalam daftar. Serial ini membawa kekhasan lingkungan dan budaya lokal ke ruang hiburan keluarga, sesuatu yang sering membuatnya terasa lebih membumi.
Latar kehidupan dengan bahasa sehari-hari, keakraban antarwarga, serta kelakuan tokoh kecil yang penuh akal membuat cerita mudah diikuti sekaligus menghibur. Unsur humor dan pesan tentang kejujuran biasanya berjalan berdampingan.
Di tengah banyaknya tayangan dengan latar kota besar atau kehidupan glamor, Entong menawarkan contrast yang menyegarkan. Penonton seperti diajak pulang ke suasana yang lebih sederhana, tempat masalah bisa selesai dengan tawa dan kebersamaan.
10. TRANS 7 – P.O.V Pasti Obrolan Viral: Televisi yang Mengikuti Percakapan Warganet
Menutup sepuluh besar ada P.O.V Pasti Obrolan Viral dari TRANS 7. Program ini mewakili cara televisi beradaptasi dengan zaman: mengambil bahan obrolan dari media sosial, lalu membahasnya dalam format yang lebih panjang dan interaktif.
Topik viral memang punya keuntungan tersendiri. Penonton kerap sudah mengetahui perkaranya, sehingga yang ditunggu adalah sudut pandang berbeda, komentar tajam, atau simply obrolan yang membuat mereka merasa tidak sendirian dalam menilai suatu kejadian.
Posisi kesepuluh bukan berarti kurang penting. Justru kehadirannya menunjukkan bahwa program berbasis percakapan kini punya tempat yang setara di samping sinetron dan ajang bakat.
