unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Di Balik Pemanis Stevia yang Dicek Lab Doktif: Mengenal Beeru Indonesia dan Sosok yang Dikabarkan Pemiliknya
News

Di Balik Pemanis Stevia yang Dicek Lab Doktif: Mengenal Beeru Indonesia dan Sosok yang Dikabarkan Pemiliknya

Di Balik Pemanis Stevia yang Dicek Lab Doktif: Mengenal Beeru Indonesia dan Sosok yang Dikabarkan Pemiliknya
Produk Beeru Stevia • Tokopedia
A A Ukuran Teks16px

JAKARTA, SURABAYAINSIDE.com - Pengecekan laboratorium oleh Dokter Detektif (Doktif) terhadap produk stevia Beeru membuat brand gaya hidup sehat ini disorot publik. Menurut pemberitaan, dari pengecekan itu disebut terdapat beberapa kandungan yang tak seharusnya pada produk stevianya — tanpa rincian zat, kadar, ataupun laboratorium penguji yang disebutkan. Rasa penasaran netizen pun beralih ke pertanyaan berikutnya: perusahaan apa Beeru Indonesia dan siapa pemiliknya?

Produk-produk Beeru

Beeru Indonesia adalah perusahaan asal Indonesia yang mendistribusikan produk gaya hidup sehat, berfokus pada pemanis alami rendah kalori dan makanan sehat. Produk yang disorot, Beeru Stevia Natural Sweetener, adalah pemanis cair berbahan dasar ekstrak daun Stevia rebaudiana yang dipasarkan sebagai nol kalori — kategori pemanis yang lazim dipilih penderita diabetes atau pelaku diet. Di luar stevia, lini produknya yang disebut antara lain Pure Matcha Powder, Beras Porang, Kaldu, dan Nori.

Sosok yang Dikabarkan sebagai Pemilik

Di balik brand ini, sosok yang dikabarkan sebagai pendiri sekaligus pemilik adalah Astri Elisa Wiyatno, yang dikatakan mendirikan Beeru Indonesia sejak 2022 di bawah PT Berkat Rezeki Utama. Kantor pusat perusahaan diketahui berada di Taman Tekno BSD, Setu, Tangerang Selatan, Banten. Artikel sumber tidak menguraikan latar belakang pribadi pendirinya.

Yang Belum Terjawab

Artikel sumber juga tidak memuat pernyataan resmi perusahaan, rincian hasil uji, status perizinan produk, atau temuan otoritas mana pun. Dengan kata lain, yang beredar sejauh ini adalah klaim adanya kandungan tak seharusnya menurut pengecekan yang diberitakan — bukan kesimpulan resmi mengenai produk tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru