SURABAYA, SURABAYAINSIDE.com - Bagaimana bisa berseteru dengan orang yang belum pernah ditemui? Itulah posisi yang ditegaskan aktor dan komika Oki Rengga soal Chef Arnold Poernomo: lewat akun Threads @okirengga33, sebagaimana dikutip Kilat.com, ia menyatakan tidak memiliki masalah apa pun dengan Arnold, bahkan mengaku belum pernah bertemu, berkenalan, atau berbincang langsung dengannya, dan menegaskan dirinya bukan ikut campur.
Lalu mengapa namanya ikut terseret? Ceritanya berawal dari saling sindir antara Chef Arnold dan Muhadkly Acho di Threads. Perseteruan itu melebar setelah unggahan Arnold lewat akun @arnoldpo menyinggung dugaan penggunaan isu tertentu sebagai strategi promosi film, lengkap dengan sindiran tentang promosi film dengan cara memfitnah orang dan soal "duit haram". Sasaran sindiran itu menyentuh film yang diproduseri Oki — judul filmnya tidak disebutkan dalam artikel sumber — dan dari situlah Oki angkat bicara.
Baginya, persoalan personal semestinya diselesaikan dan dibalas secara personal juga, bukan dengan menyeret pihak yang tidak berkaitan, terlebih orang-orang di balik sebuah karya. Film, tegasnya, bukan hasil kerja satu orang: ada banyak kru yang bekerja berjam-jam, dan ia kecewa mereka ikut terseret tuduhan tersebut. Ia membantah pihaknya pernah berpikir mempromosikan film dengan cara yang tidak baik seperti yang dituduhkan. Pesannya ia rangkum singkat: jangan ganggu karya orang yang tidak ada urusannya dengan masalah itu.
Menutup pernyataannya, Oki meminta maaf kepada publik karena sempat menyinggung persoalan tersebut, menyebutnya hanya selingan sebentar, dan mengajak masyarakat kembali fokus menyuarakan hal-hal yang seharusnya disuarakan mengenai kondisi kehidupan saat ini.
Artikel sumber menutup dengan menyebutkan Chef Arnold akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan menghapus utas yang menjadi sorotan, tanpa merinci isi maupun waktu permintaan maaf tersebut. Sumber juga tidak memuat tanggapan lanjutan dari Muhadkly Acho dan tidak menyebut adanya pertemuan atau perdamaian langsung antara Oki dan Arnold.