Kreator asal Sidoarjo, Siskaeee, angkat bicara setelah kritiknya terhadap pemerintah dipertanyakan sejumlah warganet di media sosial.
Perempuan bernama lengkap Fransiska Candra Novitasari itu menyampaikan penjelasannya melalui sebuah utas di akun Threads @official.siskaeee pada Selasa, 27 Oktober 2026. Dalam tulisannya, ia menanggapi pertanyaan mengapa suaranya baru terdengar lantang pada masa pemerintahan Presiden Prabowo.
Menurut penuturan Siskaeee sendiri, pada masa Presiden Joko Widodo ia mengaku pernah dua kali masuk penjara. Ia menyampaikan hal itu sebagai jawaban atas anggapan bahwa dirinya tidak bersikap kritis pada pemerintahan sebelumnya.
Alasan Baru Bersuara Sekarang
Siskaeee, yang kini berusia 28 tahun dan lahir pada 18 Juli 1998, juga menjelaskan bahwa pada era presiden sebelum Jokowi, dirinya masih duduk di bangku sekolah dan kuliah. Saat itu, menurutnya, ia belum memiliki platform maupun audiens, sehingga suara seorang anak muda seperti dirinya tidak akan didengar siapa pun.
Situasi itu, kata dia, berubah sekarang. Dengan jumlah pengikut yang besar, ia merasa banyak kebijakan dan hal-hal dari pemerintahan saat ini yang menurut pandangannya perlu dikritik. Seluruh penjelasan tersebut merupakan pernyataan pribadinya di Threads dan bukan hasil verifikasi pihak lain.
Dukungan dari Warganet
Utas tersebut mendapat beragam respons dari pengguna Threads. Sejumlah warganet menyatakan dukungan dan menilai Siskaeee bersikap kritis serta tidak menutup mata terhadap kondisi di sekitarnya.
Pernyataan itu pun membuat nama Siskaeee kembali ramai dibicarakan. Bagi sebagian pengikutnya, penjelasan tersebut dianggap menjawab rasa penasaran publik tentang alasan di balik sikap vokal sang kreator belakangan ini.
Sebagai kreator yang selama ini lebih dikenal lewat konten hiburan, langkah Siskaeee menyampaikan pandangan soal pemerintahan menarik perhatian tersendiri. Penjelasannya di Threads menunjukkan ia ingin publik memahami latar belakang sebelum menilai perubahan sikapnya dari waktu ke waktu dalam bersuara di ruang publik saat ini.