unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Sosok Dwi Bagus di Mata Tetangga: Baru Pulang Haji, Warga Madiun Syok Mendengar Kasusnya
News

Sosok Dwi Bagus di Mata Tetangga: Baru Pulang Haji, Warga Madiun Syok Mendengar Kasusnya

Sosok Dwi Bagus di Mata Tetangga: Baru Pulang Haji, Warga Madiun Syok Mendengar Kasusnya
Blokade Jalan di Depok Dibuka Setelah Mediasi, Dugaan Penganiayaan Warga Masih Diselidiki
A A Ukuran Teks16px

Nama Dwi Bagus menjadi perbincangan setelah dugaan peristiwa yang menimpa Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang berusia empat tahun di Madiun pada September 2026 mencuat. Di mata para tetangga, sosok Dwi selama ini justru dikenal baik dan baru saja pulang menunaikan ibadah haji.

Ketua RT setempat, Agung Rusmanto, menyampaikan keterangan melalui akun Instagram @medhioen.ae. Ia menggambarkan bagaimana warga di lingkungan mereka menyikapi kabar yang mengejutkan tersebut.

Tinggal di Rumah Orang Tua yang Sudah Kosong

Menurut Agung, Dwi beralamat di Doho dan tinggal di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Madiun, di rumah orang tuanya. Rumah itu disebut sudah kosong karena kedua orang tua Dwi telah meninggal dunia.

Selama ini, kata Agung, Dwi tidak pernah tercatat memiliki masalah kriminal. Ia dikenal sebagai warga yang baik di lingkungannya, terlebih ia juga baru pulang dari ibadah haji. Kombinasi itulah yang membuat warga merasa syok, antara percaya dan tidak percaya dengan kabar yang beredar.

Klaim Penangkapan Belum Terkonfirmasi

Sebuah artikel menyebutkan klaim bahwa Dwi ditangkap pada 25 Oktober setelah keluarga melaporkan kehilangan pada 5 Oktober, serta menyebut polisi menemukan sisa tulang dan masih mendalami motif. Namun klaim penangkapan tersebut tidak disertai kutipan sumber polisi bernama yang dapat diverifikasi.

Pernyataan resmi polisi terakhir yang terverifikasi datang dari Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur pada 26 Oktober 2026 pukul 18.08 WIB. Dalam pernyataan yang disampaikan setelah tanggal klaim penangkapan itu, Dwi disebut masih berstatus DPO dan dalam pengejaran polisi.

Status Resmi Terakhir: Masih Diburu

Dengan demikian, hingga ada keterangan resmi terbaru dari kepolisian, status Dwi berdasarkan pernyataan terverifikasi adalah masih diburu. Seluruh dugaan perbuatan dalam kasus ini juga harus dibaca sebagai dugaan, menunggu proses hukum yang berjalan.

Perkembangan Terbaru: Jalani Prarekonstruksi sebagai Tersangka

Perkembangan berikutnya datang pada Selasa 27 Oktober 2026. Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menggelar prarekonstruksi di halaman belakang rumah Dwi di Jalan Kunir nomor 13, Kelurahan Ngegong, Madiun, dan Dwi dihadirkan dengan status tersangka. Dirkrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing menegaskan istri sah Dwi sama sekali tidak mengetahui peristiwa yang diduga terjadi di rumah tersebut. Meski statusnya kini tersangka, seluruh perbuatan yang disangkakan tetap berstatus dugaan hingga ada putusan pengadilan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru