Jennifer Lawrence mengungkap pengalamannya kembali memerankan Katniss Everdeen setelah 11 tahun absen melalui film prekuel The Hunger Games: Sunrise on the Reaping.
Saat menjadi bintang tamu siniar Call Her Daddy, seperti diberitakan Variety pada Rabu (28/10), ia meluapkan antusiasmenya bisa reuni dengan karakter ikonis tersebut.
"Itu luar biasa," kata Lawrence menggambarkan kembalinya ia sebagai Katniss. "Itu sangat gila.
Krunya sama. Asisten sutradaranya juga sama, orang yang sudah bekerja dengan saya jutaan kali karena saya menyukainya."
Reuni dengan Josh Hutcherson dan Woody Harrelson
Tak hanya reuni dengan kru di balik layar, Lawrence juga tak bisa menyembunyikan keharuannya saat bertemu lagi dengan Josh Hutcherson dan Woody Harrelson.
Ia menggambarkan momen itu bak reuni keluarga yang emosional sekaligus mengundang tawa.
"Dan dengan Josh serta Woody... itu sangat emosional.
Saya dan Josh bahkan tidak berjalan ke kamar mandi tanpa saling merangkul. Itu sangat indah.
Dan Woody, tentu saja, masuk lewat jendela kamar hotel saya tanpa diundang," bebernya.
"Rasanya tidak akan sama kalau dia menghargai batasan privasi atau menggunakan pintu," lanjutnya.
Pernyataan ceplas-ceplos Lawrence ini secara tak sengaja mengonfirmasi bahwa Harrelson akan kembali sebagai Haymitch.
Pada Desember lalu, Variety sudah membocorkan bahwa Lawrence dan Hutcherson bakal kembali memerankan Katniss dan Peeta Mellark untuk sebuah adegan di Sunrise on the Reaping.
Film prekuel ini sesungguhnya berfokus pada masa muda Haymitch (Joseph Zada) saat ia harus bertarung di gelaran Hunger Games ke-50.
Dalam novel Sunrise on the Reaping karya Suzanne Collins, kisah itu memang ditutup dengan epilog lompatan waktu yang mempertemukan Katniss, Peeta, dan Haymitch, sehingga adaptasi filmnya tampaknya setia mengekor rute tersebut.
Sinyal kembalinya Lawrence sebenarnya sudah sempat tercium publik meski tanpa pengumuman resmi.
Di sela tur pers film No Hard Feelings pada 2023, Lawrence pernah mengaku sangat terbuka untuk kembali menghidupkan Katniss jika ada peluang yang tepat.
"Jika Katniss bisa kembali ke kehidupan saya, 100 persen," ucapnya kala itu.
Meski waralaba ini sukses melambungkan namanya ke kasta tertinggi Hollywood, Lawrence jujur mengaku sempat dihinggapi ketakutan besar saat pertama kali bergabung di usia 20 tahun.
"Yang membuat saya gugup adalah bagaimana hal itu bisa berdampak negatif pada karier akting dan kehidupan pribadi saya," pengakuannya.
"Satu hal yang selalu saya yakini saat masih muda adalah saya ingin menjadi seorang ibu, dan proyek ini terlihat sangat berbeda dibanding mengerjakan beberapa film indie."
"Twilight baru saja rilis saat itu dan semua orang melihat seperti apa dampaknya. Saya lebih berpikir...
bagaimana ini akan mengubah hidup dan karier akting saya?" beber Jennifer Lawrence.
Jennifer Lawrence sukses memerankan pahlawan Distrik 12 dan menjadi garda depan empat film Hunger Games rentang 2012 hingga 2015.
Waralaba raksasa ini, termasuk prekuel The Ballad of Songbirds & Snakes (2023), tercatat sudah meraup pendapatan global hingga menyentuh US$3,3 miliar.