unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Disebut Rotasi Biasa oleh Polrestabes, Diduga Intervensi oleh IPW: Mutasi 7 Satresnarkoba Surabaya Usai Gerebek Legislator
News

Disebut Rotasi Biasa oleh Polrestabes, Diduga Intervensi oleh IPW: Mutasi 7 Satresnarkoba Surabaya Usai Gerebek Legislator

Disebut Rotasi Biasa oleh Polrestabes, Diduga Intervensi oleh IPW: Mutasi 7 Satresnarkoba Surabaya Usai Gerebek Legislator
Apel personel di halaman Polrestabes Surabaya. (Ikisuroboyo)
A A Ukuran Teks16px

Dua penilaian bertolak belakang menyertai kabar mutasi tujuh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Polrestabes menyebutnya rotasi biasa, sementara Indonesia Police Watch (IPW) disebut menduga ada intervensi — karena mutasi itu terjadi tak lama setelah ketujuh anggota menggerebek tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra yang diduga berpesta narkoba.

Kabar dari Media Sosial

Peristiwa ini mencuat dari unggahan akun X @intinyadeh pada 2 Oktober 2026 yang menyatakan ketujuh anggota mendadak dimutasi "gak lama" setelah penggerebekan itu, dengan tujuan penugasan di berbagai Polsek. Di luar unggahan tersebut, pemberitaan ini tidak memuat satu pun identitas: tidak ada nama anggota polisi, tidak ada nama atau daerah asal ketiga legislator, dan tidak ada tanggal maupun lokasi penggerebekan. Barang bukti dan hasil pemeriksaan narkoba terhadap para legislator juga tidak disebutkan sama sekali.

Dugaan yang Belum Berbukti

Dugaan pesta narkoba sepenuhnya berasal dari unggahan media sosial itu dan belum disertai konfirmasi hasil penyidikan dalam pemberitaan ini. Dugaan intervensi dari IPW pun tampil tanpa nama penutur dan tanpa penjelasan bentuk intervensinya. Sebaliknya, satu-satunya posisi resmi yang tercatat adalah penegasan Polrestabes Surabaya bahwa mutasi tersebut adalah rotasi biasa — bukan sanksi dan tidak dinyatakan berkaitan dengan penggerebekan.

Belum Ada Dokumen maupun Tanggapan

Sampai saat ini tidak ada nomor surat telegram mutasi, jadwal penggerebekan, ataupun kelanjutan hukum bagi pihak mana pun dalam materi pemberitaan ini. Pihak DPRD dan Partai Gerindra belum memberikan tanggapan yang tercantum, begitu pula para anggota yang dimutasi. Dengan data setipis itu, kaitan langsung antara penggerebekan dan mutasi tetap merupakan dugaan yang belum terbukti.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru