Kepergian Nathalia Gadelha Filgueiras, kopilot berusia 20 tahun dalam kecelakaan pesawat pribadi di Florida, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan dunia penerbangan yang baru saja ia geluti dengan penuh semangat.
Nama Nathalia menjadi perhatian publik setelah terungkap sebagai salah satu korban kecelakaan pesawat pribadi di Florida, Amerika Serikat, pada Minggu 1 November 2026. Ia bertugas sebagai kopilot pesawat Learjet 60 yang jatuh dalam perjalanan tersebut. Dalam peristiwa itu, seluruh sembilan orang di dalam pesawat, terdiri dari tujuh penumpang dan dua awak, dinyatakan meninggal dunia.
Pesawat diketahui berangkat dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom, Texas, menuju North Eleuthera, Bahama. Sekitar pukul 12.50 waktu setempat, pesawat kehilangan ketinggian secara drastis sebelum menghantam area dekat Greenacres, Palm Beach County, Florida. Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Profil dan Latar Keluarga
Nathalia lahir di Florida pada Januari 2006 dan dibesarkan di Palm Beach County, dengan tempat tinggal di Boca Raton. Ia berasal dari keluarga keturunan Brasil. Ibunya bernama Camila Gadelha Corteleti, sedangkan ayah tirinya bernama Thiago Corteleti. Minatnya pada dunia penerbangan tumbuh sejak kecil, dipengaruhi ayah kandungnya, Allan Filgueiras, yang hobi menerbangkan pesawat dan sering mengajak Nathalia terbang dengan pesawat ringan.
Ketertarikan itu berlanjut ke pendidikan formal. Nathalia mengikuti program penerbangan di West Boca Raton High School dan mulai menjalani pelajaran teori penerbangan pada 2020. Ia kemudian meraih lisensi pilot pribadi pada September 2023, saat usianya baru 17 tahun, bahkan sebelum memiliki surat izin mengemudi mobil.
Dalam wawancara dengan CBS12 pada Oktober 2023, Nathalia pernah menceritakan pencapaiannya itu dengan bangga. Ia berkata, "Saya bahkan suka membanggakannya karena orang-orang berkata, 'Kamu belum bisa menyetir,' dan saya menjawab, 'Ya, tetapi saya bisa menerbangkan pesawat,'" sebuah kutipan yang kini dikenang sebagai gambaran antusiasmenya terhadap penerbangan.
Karier Singkat dan Penyelidikan yang Berjalan
Menurut keterangan keluarga, Nathalia telah mengumpulkan total sekitar 1.300 jam terbang dan bekerja sebagai pilot komersial selama sembilan bulan terakhir. Sebelum kecelakaan, ia bekerja di Upper Jets, perusahaan jasa penerbangan charter yang berbasis di Fort Lauderdale, Florida. Ibunya, Camila, dalam wawancara yang terbit 2 November 2026 mengungkapkan perasaan yang berat, "Saya ingin dia mewujudkan mimpinya, tetapi saya tahu mimpinya itulah yang suatu hari akan merenggutnya dari saya."
Saat ini NTSB masih menyelidiki kecelakaan Learjet 60 tersebut. Dalam pernyataan awal, penyelidik menyebut awak sempat melaporkan pembentukan es, turbulensi sedang, dan gangguan cuaca sebelum pesawat kehilangan ketinggian dengan cepat. Anggota NTSB Tom Chapman menyampaikan, "Kami memiliki sejumlah bukti bahwa pesawat mengalami kerusakan struktur sebelum benturan," dan temuan itu masih memerlukan penyelidikan lanjutan. Di tengah duka ini, sejumlah publikasi internasional mengaitkan Nathalia dengan username @itsnatfilg yang luas disebut sebagai akun Threads-nya dan oleh beberapa sumber juga disebut sebagai akun Instagram, namun kepemilikan serta status terkini akun Instagram bernama itu belum berhasil diverifikasi secara langsung, sehingga pembaca perlu waspada terhadap kemungkinan akun palsu.
