Di kelas Rp3 jutaan, POCO C95 Pro bertaruh hampir semuanya pada daya tahan: baterai silikon-karbon 7.500 mAh, layar 6,9 inci 120 Hz, dan janji pembaruan perangkat lunak yang panjang. Bedah berikut berbasis spesifikasi resmi dan klaim POCO sebagaimana dinilai dari data di atas kertas — bukan hasil pengujian langsung unit.
Jeroan dan Layar
Performanya ditopang MediaTek Helio G91-Ultra (12 nm, octa-core hingga 2,0 GHz, GPU Mali-G52 MC2) dengan skor AnTuTu sekitar 261 ribu — cukup untuk pemakaian harian, terbatas untuk game berat. Pilihan memorinya 6 GB/128 GB dan 8 GB/256 GB, RAM virtual hingga total 12/16 GB, dan microSD hingga 2 TB via slot hybrid. Sistemnya Android 16 berlapis HyperOS 3 dengan komitmen 4 kali naik versi Android dan 6 tahun tambalan keamanan.
Layar IPS LCD 6,9 inci-nya beresolusi HD+ 1600x720 — titik lemah yang paling terasa, karena di bentang sebesar itu ketajamannya terbatas — tetapi refresh rate 120 Hz AdaptiveSync, touch sampling 240 Hz, kecerahan HBM 825 nits, dan Gorilla Glass 7i membuatnya tetap nyaman digeser. Bodinya sekitar 170,12 x 78,42 x 8,8 mm dan 232 gram (termasuk berat untuk kelasnya), tersertifikasi IP64, dalam warna Hitam, Hijau, dan Biru.
Kamera dan Baterai
Kamera belakang utama 50 MP f/1.8 (PDAF, Night Mode, HDR) tanpa pendamping ultrawide, kamera depan 8 MP, dan video kedua kamera mentok di 1080p 30 fps. Baterai 7.500 mAh diisi dengan pengisian kabel 45W — penuh diklaim sekitar 96 menit, dan kapasitas diklaim bertahan di atas 80 persen setelah 1.000 siklus — serta reverse charging 22,5W untuk mengisi perangkat lain. Fitur yang kini langka di kelas ini tetap hadir: NFC, speaker stereo, jack audio 3,5 mm, radio FM, Bluetooth 5.4, dan sidik jari di samping. Jaringannya 4G LTE dual-SIM — belum 5G.
Harga Indonesia
Penjualan perdana: Rp3.099.000 (6 GB/128 GB) dan Rp3.799.000 (8 GB/256 GB). Harga reguler setelah masa perdana dilaporkan Rp3.299.000 dan Rp3.999.000.
Plus dan Minus
Plus: baterai terbesar di kelasnya, pengisian 45W, layar besar 120 Hz, microSD, NFC, jack audio, speaker stereo, IP64, dan dukungan pembaruan panjang. Minus: layar HD+, chipset pas-pasan untuk gaming berat, tanpa 5G, tanpa ultrawide, video 1080p saja, bodi berat, dan kecepatan isi daya yang mulai tertinggal dari rival 65W.
Kesimpulan
C95 Pro layak dibeli oleh pengguna yang mengutamakan baterai awet seharian penuh dan layar lega untuk kerja dan hiburan ringan. Untuk gaming berat, layar Full HD+, atau kamera yang lebih lengkap, rival sekelas Redmi Note 15, Infinix Note 50, dan Samsung Galaxy A17 5G patut dibandingkan lebih dulu.